Berita Terbaru

Advetorial

Advetorial

Berita Populer

Dari Keluarga Kurang Mampu Jadi Bupati




 Yang Hebat dan Berhasil, di Dua Daerah yang berbeda

Faktanews.com (Profile) - Provinsi Gorontalo Zainuddin Hasan adalah pria kelahiran Bontotiro, Bulukumba, 7 Maret 1954. Masa kecilnya dihabiskan di Bontotiro dan ia berasal keluarganya tergolong kurang mampu. Ia sekolah dan tamat SD Negeri Erelebu Kecamatan Bontotiro, kemudian tamat SMP Negeri Bontotiro.

Saat remaja ia mengikuti keluarganya hijrah ke Gorontalo. Ia melanjutkan sekolahnya di Manado dengan mengikuti ujian. Ia kemudian bekerja dengan tekun dan menikah di Gorontalo. Dari hasil pernikahannya dengan Hj Nurhayati Lasaleng, ia dikaruniai delapan anak (empat laki-laki dan empat perempuan). Dari hasil kerja tekunnya, ia akhirnya berhasil menapaki masa depan yang cerah.

Ia pernah menjadi anggota satuan pengamanan sebelum akhirnya terangkat menjadi Pegawai Negeri Departemen Perhubungan di Gorontalo (1978-1992). Sambil bekerja sebagai pegawai negeri, ia juga merintis dan membangun usaha bisnis dan akhirnya ia menjabat Direktur Operasi PT. Sarana Sakti di Jakarta (1992-1996).

Kemudian Komisaris Utama PT. Angkasa Jaya Bersama (1997-2004), Direktur Utama PT. Zanur Abadi Bersama (2000-2005), Direktur PT Kartika Airlines (2000-2005), Direktur Utama CV. Zanur Jaya Bersama (2000-2005), Direktur PT. Angkasa Dwijaya Kartika di Surabaya (2002). Ia juga kemudian menjabat Komisaris Utama PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Mega Zanur (2002-2005), Direktur Utama PT. Zanur Prima Jaya (2004-2005), Direktur UD. Mega Zanur Motor (2004-2005), Komisaris Utama PT. Mega Zanur Perkasa Hotel (2005), Komisaris Utama PT. Mega Zanur Mall (2005).

Di organisasi profesi, Zainuddin Hasan terpilih menjadi Ketua Umum ARDIN Provinsi Gorontalo Periode 2001-2005. Era reformasi membawa perubahan di segala lini kehidupan dan juga membuka berbagai peluang. Salah satu peluang tersebut adalah siapa saja dapat mencalonkan diri sebagai calon bupati. Peluang tersebut dimanfaatkan oleh Zainuddin Hasan dengan mencalonkan diri sebagai Bupati Pohuwato, Provinsi Gorontalo, pada tahun 2005.
Sebelum mencalonkan diri, ia terlebih dahulu merintis jalan dengan terjun ke dunia politik praktis dengan menjadi Ketua Umum Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Provinsi Gorontalo (sejak tahun 2003). Ternyata ia keluar sebagai pemenang Pilkada dan akhirnya menjabat sebagai Bupati Pohuwato sejak 22 September 2005 hingga tahun 2010. 

Yang perlu dicatat adalah Komitmennya sebagaimana yang dijanjikan dimasa Kampanye kala itu adalah menjadi Bupati di Pohuwato hanya Satu Periode dengan hasil penuh prestasi dan hasil yang dinilai secara umum masuk dikategori “sangat memuaskan”. Hal ini juga berlaku semasa Ayah Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo  terpilih H. Fadli Hasan ketika terpilih dan menjabat sebagai Bupati di Kabupaten Bulukumba.

Tentu saja banyak suka duka, serta keberhasilan dan kegagalannya selama menjabat Bupati Pohuwato dan Kabupaten Bulukumba, namun itu tak menyurutkan niat dan bhaktinya serta tekad besar untuk membangun daerah yang dipimpinnya. Hal yang tidak dimiliki oleh para Pemimpin lainnya adalah tekad dan kemauannya untuk berubah dan membangun beralaskan Agama sebagai landasannya. Sosok Sederhana ini ketika menjalankan pemerintahan, mempunyai kutipan favorit, yakni : ‘’Membangun Desa, Menata Kota melalui Kemandirian Lokal yang bernafaskan Keagamaan.’’

Sementara itu,  melihat kondisi  geliat pembangunan yang saat ini digenjot di Provinsi Gorontalo ini, Suami dari Hj Nurhayati Lasaleng pun berniat untuk mendedikaasikan dirinya demi Daerah yang yang lebih baik lagi. Olehnya, ketika disinggung oleh awak media ini terkait dengan niatnya untuk maju di Pemilihan Gubernur Tahun 2017 nanti, dengan mantap eks Satuan Pengamanan (Satpam) di Bandara Djalaluddin Gorontalo ini menjawab bahwa dirinya siap untuk menjadi pelayan masyarakat disisa usianya.” Terkait dengan Pilgub nanti, saya Zainuddin Hasan. Putera Daerah Gorontalo, siap mendedikasikan diri saya untuk menjadi pelayan masyarakat untuk Provinsi yang lebih baik lagi.” Pungkasnya. (Rio-Yudhi)

No comments:

Berikan Tanggapan Anda