Berita Terbaru

Advetorial

Advetorial

Berita Populer

Miris, Dana Bantuan PHBI Mesjid Tauhid Dicuri Aparat Desa




Ketua Takmirul  : Kades Dan Bendahara Desa Botubilotahu Baku Lempar Tanggung Jawab



Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato  Sangat disayangkan, ketika Perayaan Hari Besar Islam yang sejatinya sebagai wujud Syukur Umat Muslim kepada Sang Kholik dan Junjungan besar Umat Islam Nabi Muhammad SAW ini, dicedrai dengan keluhan takmirul mesjid karena Dana Bantuan pelaksanaan kegiatan PHBI tersebut tidak dicairkan oleh Pemerintah Desa bahkan terkesan saling melempar tanggung jawab.

Seperti yang terjadi di Mesjid Tauhid Desa Botubilotahu Kecamatan Marisa, ketika takmirul mesjid mengeluhkan janji Mantan Kepala Desa terkait dengan bantuan dana pelaksanaan kegiatan Perayaan Hari Besar Islam Mesjid Tauhid yang hingga saat ini tidak pernah dicairkkan oleh Pemerintah Desa, yang pada sebelumnya telah menjanjikan adanya partisipasi pada kegiatan tersebut. 

Menurut Ketua Takmirul Mesjid Tauhid Desa Botubilotahu Kecamatan Marisa Parman Tantalama ,  kepada awak Media ini mengatakan bahwa hingga saat ini  Dana Untuk PHBI belum terbayarkan. Dimana pada pelaksanaan kegiatan PHBI sebelumnya, oleh Pemerintah Desa yang dalam hal ini Mantan Kepala Desa One Mbuinga yang telah menjanjikan untuk memberikan bantuan dana sebagai wujud partisipasi Pemerintah Desa untuk kegiatan tersebut. Dikatakannya bahwa One Mbuinga menyuruhnya untuk meminjam dana ke pihak lain dikarenakan anggaran di Desa belum juga cair. “ti aya One Bilang kalu boleh ba Pinjam dulu, nanti kalu depe anggaran so kaluar baru motukar itu doi.” Kata Parman.

Hal ini tentu membuat Parman berani untuk meminjam dana kepada pihak lain demi terlaksananya kegiatan PHBI Mesjid Tauhid tersebut. Namun hingga kini dana tersebut belum juga dikembalikan. karena menurut One Mbuinga yang saat ini telah selesai melaksanakan tugasnya tersebut mengatakan bahwa Anggaran Desa belum juga Cair. Hal ini tentu membuat dirinya menjadi panik dan bahkan dirinya telah mendapat cibiran dan tuduhan atas penggunaan uang tersebut.” selama ini anggaran untuk perayaan Hari Besar Islam (PHBI) untuk Tahun 2015 bulum terbayarkan. cuman ti aya One Bilang kalu boleh ba Pinjam dulu, nanti kalu depe anggaran so kaluar baru motukar itu doi,” ujarnya sembari mengutip ucapan One Mbuinga

Sementara itu, menurut Parman, Dana Bantuan dari Pemerintah Desa tersebut sudah dicairkan. Hanya saja ketika dikonfirmasi kepada Pejabat Kades Ronal Idrus, terlihat aparat desa saling baku lempar tanggung jawab. Hal ini tentu membuatnya bingung karena Mantan Kades pun sudah melepaskan tanggung jawabnya sebagai kepala Desa. “ bantuan Dana PHBI bulum ada Dorang di desa ada kase kamari, sedangkan dengar dengar itu anggaran so Kaluar depe anggaran. Justru saya sebagai ketua Ta’mirul yang so jadi rusak saya penama karena imam imam lain so tuduh yang macam – macam, padahal bulum ada sama skali dari Desa.” Jelasnya kecewa sembari menambahkan bahwa untuk membenarkan hal tersebut, dirinya telah menyuruh salah seorang Imam bernama Andi untuk menanyakan langsung ke Pemerintah Desa akan hal tersebut. “ Karna saya tidak sanang dengan berbagai tuduhan itu, maka saya menyuruh imam Andi, coba hubungi langsung ti Ayahanda Ronal , cuman ti ayahanda Ronal bilang tanya sama Bendahara, tapi setelah sampe sama ti Bendahara, cuman bendahara bilang kamari lagi tanya sama ti Ayahanda. Se olah-olah dorang Aparat Desa so lempar tanggung jawab tentang itu Anggaran PHBI.”. 

Tambahnya Pejabat Kepala Desa Botubilotahu Ronal Idrus ketika dikonfirmasi oleh awak media ini mengatakan bahwa terkait dengan dana PHBI, sebenarnya sudah dicairkan, tetapi Ronal sendiri kaget dengan adanya Laporan mengenai Dana Anggaran PHBI yang  dicairkan itu. (FN-MLP Tr 02)

No comments:

Berikan Tanggapan Anda