Berita Terbaru

Advetorial

Advetorial

Berita Populer

Dalam Seminggu, Lantas Pohuwato Capai 139 Pelanggar






Faktanews.com  (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Operasi Patuh Otanaha 2016 yang dilaksanakan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Pohuwato dengan tujuan guna menciptakan keamanan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas ini patut untuk diacungi jempol, pasalnya dalam kurun waktu seminggu pihak Satlantas telah menindaki 139 pelanggar.

Dari keseluruhan pelanggar berdasarkan data satuan lalu lintas polres pohuwato, terdapat 90 persen pelanggar yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan hapir rata-rat pengguna kenderaan beroda dua.

Rincian penindakan sampai dengan hari ini seperti, Senin (16/5) terdapat 23 Pelanggar, Selasa (17/5) 24 Pelanggar, Rabu, (18/5) 14 Pelanggar, Kamis, (19/5) 21 Pelanggar, Jumat (20/5) 36 Pelanggar dan sabtu (21/5) 21 Pelanggar, berdasarkan hasil penindakan yang dirampung Satuan Lalu Lintas Polres Pohuwato, ternyata masih banyak masyarakat yang belum paham akan tata terib berlalu lintas.

Pihak Satuan Lalu Lintas Polres Pohuwato juga melakukan sidang ditempat bagi para pelanggar pada hari Jumat (20/5) Kemarin di Depan Kampus Unisan, dan bekerja sama dengan BEM Unisan, Dinas Perhubungan, Dinas Pendapatan Daerah, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Marisa.

Olehnya, Satuan Lalu Lintas Polres Pohuwato yang dipimpin langsung AKP. Bayu Tri Nugraha melakukan agenda/program Shalat Jumat Keliling di seluruh Masjid yang ada di Kabupaten Pohuwato, dirangkaikan dengan pembagikan brosur juga bersosialisasi agar masyarakat paham akan keselamatan berlalu lintas serta melengkapi surat-surat kenderaan dan menggunakan helm.

Saat diwawancarai awak media ini, AKP. Bayu Tri Nugraha berharap agar masyarakat Pohuwato lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas serta melengkapi surat-surat kenderaannya.

“ Berdasarkan Jumlah Pelanggar yang kami tindaki dalam waktu 1 minggu ini, saya berharap agar masyarakat lebih waspada dan mengutamakan keselamatannya saat mengendarai kenderaanya serta melengkapi surat-surat kenderaannya.” Jelas Bayu seraya menambahkan,

“ Masyarakat juga bisa lebih cepat menyesuaikan dengan sekarang ini, dalam hal tertib berlalu lintas, karena semua itu untuk kepentingan banyak pihak terutama pengendara itu sendiri, dan yang menjadi fokus utama di wilayah pohuwato ini adalah area Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL), karena jalur KTL adalah jalur yang strategis untuk menarik simpati dan menjadi contoh daerah-daerah lain.” Tutup pria yang akan melanjutkan program pendidikan S2-nya. (Jho)

No comments:

Berikan Tanggapan Anda