Berita Terbaru

Advetorial

Advetorial

Berita Populer

Nuansa Pendidikan Unisan Pohuwato, Apa Perlu Dievaluasi ?




Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Berawal dari kasus pemukulan mahasiswa yang dilakukan oleh oknum dosen luar biasa di Unisan Pohuwato mengundang banyak reaksi dari kalangan masyarakat hingga para Anggota Legislatif, pasalnya tindakan tidak terpuji itu dianggap biasa saja oleh pihak kampus.

Aleg Partai Demokrat Iwan Abay pun menyayangkan kejadian seperti itu terjadi didunia pendidikan Universitas Pohuwato, dirinya juga mengatakan perlu adanya evaluasi kembali dalam system akademik kampus yang saat ini terkesan melenceng dari Civitas Akademik yang sebenarnya.

“Saya hanya mempertanyakan kembali apakah yang bersangkutan atau dosen tersebut tidak pernah mengalami proses seperti itu,? Jika dikatakan ini adalah unsur kesengajaan menurut saya itu bukanlah satu unsur kesengajaan, dalam undang-undang pendidikan itu tidak dibenarkan guru atau dosen melakukan tindak kekerasan.”Jelas Iwan
Ditambahkannya lagi, “Perlu adanya evaluasi kembali tentang nilai-nilai yang dibangun di kampus tersebut dan bagaimana cara pengelolaan lembaga pendidikan itu, karena dunia akademik sebagai pencipta kader-kader yang hebat namun saat ini berada dibagian mana,? 

Sebab saat ini begitu mudahnya orang-orang yang berada didalam melakukan sesuatu yang tidak terpuji terhadap anak didiknya, dan terakhir bagaimana masyarakat dapat mempercayai sementara nuansa pendidikan yang ada didalam tidaklah menggambarkan sesuatu yang sesuai dengan amanat undang-undang.”Tutup Iwan (Jho)

2 comments:

  1. dari judul diatas "Nuansa Pendidikan Unisan Pohuwato, Apa Perlu Dievaluasi ?" sebenarnya kalian yang para penyebar berita itu yg harus di evaluasi krna kalian mempublikasikan sebuah berita tanpa melihat keadaan yg sebenarnya, jadi kalian sama saja menyebarkan fitnah. carilah pekerjaan yang lebih halal sesikit, jika kalian menyebarkan berita kalian harus telusuri lebih dlu asal usulnya jangan sembarang memuat berita kriminal yang kalian tidak tau siapa pelakunya dan siapa yg sebenarnya korbannya atau orang yg terpojok saat kajadian. seorang mahasiswa yang sekarang telah mengaku2 sebagai korban malah dialah yg telah memojokkan dosenya sendiri yang disebabkan karena mahasiswa tersebut tidak memiliki etika sama sekali. harusnya dia menghargai dosenya karena dosen atau guru itu adalah pengganti orang tua yang dirumah jadi sebagai mahasiswa harusnya menghormati dosenya/guru. "setinggi apapun ilmu kalian tapi tanpa etika kalian tetap nol" itu adalah kata yang saya kutip dari salah satu dosen saya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. menyebarkan fitnah,,??

      hati-hati bapak kalau bicara...
      saya bisa tuntut bapak dengan apa yang bapak maksud diatas,.,,

      sekiranya kami dari redaksi hanya membuat berita sesuai dengan apa yang diadukan oleh korban/narasumber.

      kami bukan kepolisian yang diberikan kewenangan untuk melakukan penyidikan dan penyelidikan, sehingganya kami hanya membuat berita sesuai dengan apa yang dijelaskan oleh narasumber. itu saja.

      dan saya tidak ada tendensi apa2 dengan berita yang saya buat, saya tidak kenal korbannya, saya tidak kenal dengan koordinator kampus 2 unisan pohuwato dan saya tidak kenal siapa saudara...

      terakhir, untuk mencari tau sebab dan musabab satu masalah itu bukan tupoksi kami, itu adalah tugas dari kepolisian,

      Delete