Berita Terbaru

Advetorial

Advetorial

Berita Populer

Sekda Pohuwato Dinilai Tak Mampu Membina ASN


Yunus Usman  : Jika Tak Ada Sikap Tegas, Saya Sendiri Yang Akan Pimpin Demo Untuk Mempresure Masalah Ini.



Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Hadirnya  Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kegiatan Musyawarah Daerah DPD II Partai Golkar kemarin semakin membuat suasana kian memanas, saling lempar steatmen antara Ketua DPRD dan Ketua Fraksi Bhineka Tunggal Ika Yunus Usman yang juga Aleg dari Partai Kebangkitan Bangsa ini tak terelakan lagi.

Serta sikap Pemerintah Kabupaten Pohuwato yang selama ini dinilai tebang pilih, dimana Sekertaris Daerah Djoni Nento di nilai tidak berhasil mendidik para ASN Pohuwato dan hanya fokus pada hal yang lain, sehingganya para Aparat yang berada dibawahnya terkesan cuek atas larangan.

Saat ditemui oleh Awak Media Ini Ketua Fraksi Bhineka Tunggal Ika Yunus Usman sangat sesalkan bahwa Sekertaris Daerah Kabupaten Pohuwato tidak mampu membina Aparat yang berada dibawahnya, dan jika Sekda tidak berani memberikan sangsi terhadap ASN yang terlibat dalam organisasi kepartaian maka Sekda Pohuwato diminta untuk turun dari jabatannya.

“Dengan tegas saya sampaikan bahwa Djoni Nento tidak mampu membina Aparat yang berada dibawahnya, dan jika Sekda tidak berani memberikan sangsi terhadap ASN yang terlibat dalam organisasi kepartaian maka Sekda Pohuwato diminta untuk turun dari jabatannya.”Jelas Usman

Ditambahkannya lagi, “Hal itu sangatlah menyalahi, tidak ada pembenaran atas yang dilakukan oleh Oknum-Oknum ASN tersebut, dalam aturan undang-undang serta Peraturan Pemerintah disitu jelas bahwa yang namanya Aparatur Sipil Negara Dilarang Terlibat Politik Praktis, jika tuntutan saya tidak diindahkan oleh Pemerintah Daerah, maka saya akan memimpin demo di Kabupaten Pohuwato dan meminta agar Sekda turun dari jabatannya.” Tutup Yunus.

Melihat apa yang terjadi tentang oknum-oknum Aparatur Sipil Negara yang ikut dalam kegiatan Parpol diwilayah Kabupaten Pohuwato, sangatlahlah dibutuhkan sebuah tindakan tegas dari Pemerintah Daerah, dan pada dasarnya Organisasi Masyarakat (Ormas) SOKSI adalah Organisasi yang mendirikan Partai Golkar sehingganya marwah partai masih akan tetap melekat dalam tubuhnya.

Bupati Kabupaten Pohuwato yang juga selaku Pembina Partai harusnya dapat bersikap tegas tentang adanya para Aparatur Sipil Negara yang masuk keanggotaan dalam organisasi pendiri partai, maka dibutuhkan sebuah pendidikan politik untuk semua kalangan baik masyarakat, ASN dan lembaga lainnya.Bersambung (Jho) 

No comments:

Berikan Tanggapan Anda