Berita Terbaru

Advetorial

Advetorial

Berita Populer

Pasangan Petahana Resmi Dicoret Dari Pilkada Boalemo


Faktanews.com (Daerah) – Politik, Pasca pleno pencoretan pasangan Petahana (PAHAM) dari tahapan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Boalemo (11/01), membuat ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi membuat rusak beberapa fasilitas negara.

Kecewa atas perilaku dari Komisioner KPU yang enggan memberikan tanggapan atas pencoretan pasangan calon Bupati petahana Rum Pagau - Lahmudin Hambali (PAHAM), massa kemudian menduduki Kantor Bupati Boalemo dan DPRD Boalemo guna menyampaikan aspirasi yang belum terjawabkan.

 Dengan melakukan long march sambil berjalan kaki, massa aksi yang dikawal oleh 1000 personil yang tergabung dari unsur Polri, TNI, Satpol PP ini menyayangkan sikap KPU yang dinilai terlalu gegabah dalam pengambilan keputusan, dimana dalam tehknis pelaksanaan PKPU No. 4 Tahun 2016 seharusnya KPU melaksanakan pleno penetapan pada tanggan 21 Januari 2017 mendatang.

“KPU Boalemo sudah terburu - buru mengambil keputusan, memang wajib hukumnya KPU menjalankan apa yang menjadi putusan Mahkamah Agung terkait dengan hasil sengekata Pilkada, akan tetapi dalam dalam penjabarannya ada teknis pelaksanaan berupa PKPU no 4 tahun 2016, dimana KPU Boalemo melaksanakan pleno penetapan pada tanggal (21/1), namun hal itu tidak dijalankan. Sehingga kami menilai KPU sudah menciderai proses demokrasi yang berlangsung di Boalemo. Belum lagi KPU tidak melaksanakan tahapan Pilkada sesuai dengan ketentuan yang ada, berupa tidak melaksankan debat kandidat calon Bupati, sehingga ini sebuah kesalahan yang cukup fatal," Jelas Atoks Sapana dalam orasinya.

Anggota Legislatif DPRD Boalemo pun turut memberikan orasi dengan mengecam sikap KPU Boalemo yang tidak transparan atas pleno putusan KPU yang merugikan PAHAM,hingga tidak mengundang pasangan yang bersangkutan menindak lanjuti putusan MA.


"KPU Boalemo sudah mengkebiri proses demokrasi di Boalemo, ini sudah merusak tatan kehidupan sosial masyarakat. Kami sebagai wakil rakyat akan mengawal persoalan ini hingga titik darah penghabisan," Ungkap Sandi Taliki Ketua Komisi I DPRD, hal yang sama juga disampaikan oleh Djafar Latif Kilo, Alwin Ladiku, Yayan Asuna dalam orasi didepan massa aksi karena kecewa tidak ada satupun komisiner KPU yang berada di tempat. (Jho)

1 comments:

  1. Pencoretan calon bupati boalemo cacat hukum, karena tidak melalui proses, tehknis pelaksanaan dan mekanisme yang tertuang dalam Perturan PKPU no 4 tahun 2016. Dan hal ini sudah mencederai proses demokrasi yang berlangsung di Boalemo. Tanpa memberikan transparansi atas pleno putusan KPU kepdaa masyarakat, Khususnya masyarakat di Kabupaten Boalemo

    ReplyDelete