Berita Terbaru

Advetorial

Advetorial

Berita Populer

Jika PT.GSM Tak Indahkan Tuntutan Para Penambang, DPRD Pohuwato Siap Buat Perhitungan


Faktanews.com (Lintas DPRD) – Kabupaten Pohuwato, Wakil Ketua DPRD Pohuwato Syaiful Mbuinga usai melakukan penelusuran lokasi pertambangan yang berada diwilayah Sungai Borose dan Nanase menegaskan kepada PT.GSM agar dapat mengindahkan aspirasi yang disampaikan masyarakat penambang yang saat ini menjadi polemik.

Dimana saat ini masyarakat yang saat ini dibuat kebingungan dalam melanjutkan usaha karena hasil dari Talang Pertambangan sudah tak sesuai harapan dan janji yang telah diberikan oleh pihak PT. Gorontalo Minning Sejahtera, Padahal dari hasil pertambangan tersebut ribuan masyarakat menggantukan hidup dan pendapatan mereka. Olehnya itu, apabila pihak perusahaan tidak mengindahkan tuntutan warga maka DPRD akan membuat perhitungan dan mengevaluasi keberadaan perusahaan di Kabupaten Pohuwato.

"Saya selaku wakil rakyat meminta kepada pihak perusahaan untuk segera menyelesaikan persoalan masyarakat penambang, dengan mengganti rugi 3.023 Talang yang sudah tidak membuahkan hasil akibat perusahaan,"tegas Syaiful

Dia juga menambahkan, jangan biarkan masyarakat Pohuwato menjadi korban akibat sikap perusahaan yang tidak memperdulikan nasib para penambang manual. Mereka adalah orang Pohuwato yang harus dilindungi dan diperhatikan nasib dan keberlangsungan hidup. Karena ini sudah menyangkut nasib ribuan warga Pohuwato maka DPRD tidak akan tinggal diam dengan persoalan ini.

"DPRD akan pasang badan sampai permasalahan ini tuntas, hingga para penambang tersenyum. dan kami telah mendapatkan kepercayaan full dari masyarakat penambang, sehingganya kami tidak akan menyianyiakan apa yang telah menjadi harapan masyarakat."Jelas Saiful seraya menambahkan


"Saya sangat setuju dengan apa yang menjadi statement Ketua DPRD Nasir Giasi, dimana hanya akan memberikan 1 pilihan buat pihak perusahaan, Kami yang bubar atau PT. GSM yang harus angkat kaki dari Pohuwato jika apa yang menjadi tuntutan para penambang tetap tidak diindahkan oleh perusahaan."Tutup Syaiful (Jho)


No comments:

Berikan Tanggapan Anda