Berita Terbaru

Advetorial

Advetorial

Berita Populer

Menyusuri Jalur Sungai Desa Hulawa, DPRD Pohuwato Seriusi Aspirasi Rakyat





Faktanews.com (Lintas DPRD) – Kabupaten Pohuwato, Lagi, DPRD Pohuwato membuktikan keseriusan dalam mengawal aspirasi yang disampaikan masyarakat. Dimana pada Sabtu (18/3) kemarin, rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Nasir Giasi didampingi oleh Wakil Ketua Syaiful Mbuinga, Ketua Komisi III, Beni Nento dan Ketua Fraksi BTI, Yunus A Usman serta melibatkan Dinas Satpol PP, BLH, Kesbangpol dan LSM menjelahi pertambangan rakyat yang ada di pegunungan Borose dan Nanasi Desa Hulawa Kecamatan Buntulia.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa penambang manual yang mengandalkan Talang Air dalam pengambilan emas, saat ini memang sangat memprihatinkan. Pendapatan para penambang  mulai berkurang karena diduga PT. GSM dalam melakukan pengeboran emas menggunakan cairan kimia berupa Jelly yang menyebabkan emas tidak lagi tertampung di Talang para penambang.

Salah satu penambang, Yoni Ashalu kepada faktanews.com mengatakan, bahwa saat ini pendapatan para penambang mulai berkurang akibat cairan kimia yang digunakan perusahaan sudah masuk ke Talang-Talang penambang. Olehnya itu, pihak perusahaan harus bertanggung jawab.

"Kami meminta perusahaan PT.GSM untuk mengganti kerugian kami para penambang yang sudah tidak lagi mendapatkan emas. Karena pada biasianya dalam satu kali dalam penyalinan hasil Talang kami penambang bisa mendapatkan emas sampai 40 gram, namun saat ini dalam satu kali penyalinan kami hanya memperoleh 1 gram emas saja. Ini tidak bisa dibiarkan, karena puluhan tahun kami menggatungkan nasib dan penghidupan dari hasil talang tersebut,"pintanya.

Dia juga menambahkan, jangan salahkan para penambang apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Mereka meminta kepada pihak perusahaan untuk bijak dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan persoalan ini."Bayar ganti rugi Talang jika ingin nyaman beroperasi di wilayah pertambangan Pohuwato.,"tegas Yoni.

Sementara itu, Ketua DPRD Pohuwato, Nasir Giasi mengatakan, berdasarkan aspirasi yang disampaikan masyarakat penambang tentang permasalahan yang dihadapi mereka, DPRD Pohuwato telah meninjau langsung lokasi pertambangan rakyat, dan ditemukan begitu banyak para penmabang manual yang kesulitan dalam mendapatakan emas. Dan DPRD Pohuwato akan mengawal persoalan ini hingga tuntas, sampai perusahaan membayarkan ganti rugi kepada para penambang.

"Kami DPRD tidak akan main-main dalam menyikapi aspirasi yang disampaikan masyarakat. Saya dan dan rekan-rekan DPRD rela panas-panas dan berjalan kaki puluhan kilo meter, itu demi menuntaskan apa yang menjadi persoalan masyarakat Pohuwato, dan Insya Allah kami akan menyambangi kantor pusatnya PT. GSM untuk mempertanyakan tindak lanjut dari polemik pembayaran Tali Asih talang milik masyarakat penambang."Tutup Nasir. (Jho)

No comments:

Berikan Tanggapan Anda