Berita Terbaru

Advetorial

Advetorial

Berita Populer

Nasir Giasi : Jadikan Upacara Perayaan Tulude Sebagai Ajang Perbaikan Diri


Faktanews.com (Lintas DPRD) – Kabupaten Pohuwato, Perayaan Tulude merupakan pesta adat masyarakat Kepulauan Sangihe untuk menyatakan rasa syukur memasuki tahun baru. Upacara yang berlangsung khidmat bertepatan dengan Kunjungan kerja dari pemerintah Kepulauan Sangihe di Pohuwato, yang dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati Sangihe, Drs. Jhon Heit Palandung, Msi.

Ketua DPRD, Nasir Giasi kepada awak media ini mengatakan, bahwa upacara adat Tulude merupakan acara yang dilakukan rutin setiap tahun oleh warga Sangihe yang berada di Kabupaten Pohuwato. Upacara ini memiliki makna bahwa sebagai manusia yang sudah diberikan nikmat berupa umur dan lain sebagainya oleh Tuhan, maka sudah selayaknya mengucapkan syukur kepada-Nya, dan memohon agar di tahun yang baru tuntunan Sang Pencipta menyertai langkah kehidupan kita.

Nasir yang hadir sebagai tamu kehormatan, mengaku merasa senang karena upacara Tulude 2017 bisa digelar di Kawasan Wisata Pohon Cinta. Karena kita bisa mempromosikan wisata kebanggaan masyarakat Pohuwato kepada tamu undangan yang datang dari Kepulauan Sangihe.

"Saya sangat senang Pohon Cinta bisa dimanfaatkan oleh seluruh warga Pohuwato dan tidak mengenal suku dan agama. Kehidupan damai dan rukun yang selama ini kita bina mari kita jaga. Meskipun kita di Pohuwato teridiri dari berbagai macam suku, ras dan agama harus tetap bersatu, sebab perbedaan itu adalah rahmat,"ungkap Nasir saat menghadiri upacara Tulude.

Ditambahkannya lagi, kegiatan Tulude tersebut sangat bermanfaat bagi seluruh warga, karena mengajarkan seluruh manusia untuk selalu bisa bersyukur atas pencapaian masa lalu dan berbuat lebih baik di tahun yang baru.

"Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pohuwato, khususnya suku sangir yang ada di Bumi Panua untuk bersama-sama membangun Pohuwato agar tumbuh menjadi kota yang maju dan bermartabat yang selalu menghormati perbedaan. Karena peran masyarakat sangat penting dalam membantu semua program pemerintah daerah. Sebab pemerintah tidak akan bisa bergerak maju tanpa dukungan dari masyarakat,"tambahnya.

Nasir juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga sangihe yang ada di Pohuwato yang telah berkontribusi dan membantu pemerintah terhadap pembangunan dan kemajuan Kabupaten Pohuwato.

"Kepada pemerintah dan warga sangihe yang datang berkunjung di Kabupaten Pohuwato, saya atas nama wakil rakyat mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf apabila ada pelayanan dan sikap kami sebagai tuan rumah, yang kurang berkenaan dihati bapak Bupati dan rombongan, dengan penuh kerendahan hati mohon dimaafkan,"ucap Nasir.

Dirinya juga memberikan apresiasi kepada warga sangihe yang ada di Pohuwato yang hingga detik ini masih mempertahankan budaya sangihe, meskipun sudah puluhan tahun meninggalkan daerahnya.

Upacara adat Tulude merupakan warisan leluhur yang sangat menarik, khas dan unik. Karena itu harus terus dipelihara karena akan semakin memperkuat ikatan emosional kita semua, untuk semakin memantapkan harmonisasi kehidupan yang saling membantu, menolong dan saling bergandengan tangan dalam membangun daerah.


"Budaya Tulude masih terasa kental menyelimuti kehidupan masyarakat Sangir yang ada di Pohuwato, di saat modernisasi dan globalisasi terus menggempur kebudayaan nasional. Namun nilai-nilai luhur dari nenek moyang mereka masih terjaga. Salah satu acara budaya yang masih dilestarikan adalah Upacara Adat Tulude yang digelar setiap awal pergantian tahun,"Tutup Nasir (Jho)
Capts : Bupati Syarif Mbuinga, Ketua DPRD Nasir Giasi dan Bupati Sangir,Drs. Jhon Heit Palandung, Msi. saat menghadiri acara Tulude

No comments:

Berikan Tanggapan Anda