Berita Terbaru

Advetorial

Advetorial

Berita Populer

Green Investment 2017, Dinas Pertanian Kab. Gorontalo Optimis Pemanfaatan Lahan Tani.




Faktanews.com (Daerah) - Kabupaten Gorontalo, Green Investment Meeting 2017 untuk pertama kalinya diadakan antara Pemkab/Pemkot yang berada di kawasan regional Teluk Tomini. GIM yang diprakarsai oleh Pemkab Gorontalo dan dihadiri oleh Kepala Daerah ataupun perwakilannya diantaranya Bolang Mongondow Selatan, Bolang Mongondow Timur, Bolang Mongondow Utara, Minahasa Tenggara, Minahasa, Minahasa Utara, Banggai Laut, Banggai Kepulauan, Banggai, Parigi Moutong, Tojo Una Una, Poso, Gorut, Pohuwato, Boalemo, Bone Bolango, dan Kota Gorontalo. 

"Green Investment atau investasi ramah lingkungan ini mendorong kami setidaknya untuk menjaga lingkungan dalam jangka panjang agar tidak terjadi kerusakan seperti yang terjadi ditempat lain. Disisi lain, secara pribadi saya berharap agar ekonomi dan ekologi yang berada disekitar Regional Teluk Tomini dapat tumbuh bersama untuk kepentingan masyarakat saat ini dan juga jangka panjang" lugas Nelson Pomalingo saat memberikan sambutan Green Investment yang diadakan di kawasan wisata Pentadio Resort. 

Disaat yang bersamaan, Kepala Dinas Pertanian Kab. Gorontalo, Rahmat Pomalingo saat ditemui awak Faktanews.com menerangkan dengan adanya kegiatan Green Investment ini setidaknya mendorong beberapa pihak agar berinvestasi yang ramah lingkungan. Dalam hal ini, lahan pertanian terbesar barada di kawasan Kab. Gorontalo. Jika kita hanya mengandalkan APBD, sampai kapan kita bisa memaksimalkan potensi yang ada. Tetapi, dengan adanya kegiatan GIM ini jika investor dan bahkan Pemkab/Pemkot yang berada di Kawasan Teluk Tomini berinvestasi diwilayah Kab. Gorontalo, setidaknya akan mendongkrak perekonomian dan hasil dibidang pertanian itu sendiri.



"Bahkan kami telah juga menyiapkan konsep-konsep yang akan dibahas,seperti wilayah Gorontalo terkenal di dengan hasil jagungnya. Kenapa tidak kita membuat atau mendirikan pabrik pengolahan jagung, layaknya pabrik minyak jagung. Karena selama ini, kita hanya menjual jagungnya saja dengan harga yang dibawah. Tapi ketika, kita telah memilik pabrik pengolah hasil jagung, setidaknya harga jual bakal naik, bahkan kita bakal jadi produsen minyak jagung di kawasan Timur yang berpotensi, karena kita didukung dengan bahan baku yang memadai." lanjut Rahmat dengan optimis.(Raff)

No comments:

Berikan Tanggapan Anda