Berita Terbaru

Advetorial

Advetorial

Berita Populer

Gabungan LSM Dan FAPB Pohuwato Minta Pemda Cabut Izin Mandala

Caption : Markas Cabang LMP Pohuwato dan FABP

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Dengan adanya sebuah pernyataan yang dinilai telah menodai harkat dan martabat masyarakat Bumi Panua yang dilontarkan oleh Pimpinan salah satu perusahaan finance, membuat gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat dan Forum ASN Pohuwato Bersatu mendesak Pemerintah Daerah untuk segera mencabut izin usaha PT. Mandala Finance.

Kepada faktanews.com, Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih Kabupaten Pohuwato Hendriyanto Mahmud mengatakan bahwa sebagai Putra Daerah dan atas nama Lembaga, dirinya mengecam pernyataan Pimpinan PT. Mandala Finance cabang Pohuwato yang mengklaim bahwa telah menjadi Budaya Masyarakat Pohuwato yang melakukan hutan namun tidak dibayar.

“Saya atas nama Putra Daerah serta atas nama Ormas Laskar Merah Putih Kabupaten Pohuwato sangat mengecam sebuah tindakan yang secara nyata menodai harkat dan martabat rakyat Pohuwato, jangan hanya dikarenakan kesalahan oknum lantas dia dengan secara enteng mengatakan bahwa hal itu telah menjadi budaya kami masyarakat Pohuwato, dengan segala hormat yang ada serta kesabaran yang masih tersisa, Saya mewakili Masyarakat Pohuwato meminta agar DPRD dan Pemerintah Daerah menseriusi masalah ini, jangan hanya karena Mandala sebuah stabilitas Daerah menjadi terganggu.”Jelas Hendriyanto geram

Sama halnya dengan Forum ASN Pohuwato Bersatu, Kepada faktanews.com, Irfan Lalu mengatakan bahwa dirinya pun sebagai Pemuda dan juga Aparatur Sipil Negara tidak terima atas sebuah pernyataan Pimpinan Mandala Finance kala rapat hearing di DPRD beberapa waktu lalu, FAPB pun meminta agar pihak Mandala segera melakukan permohonan maaf diforum yang resmi dan dihadiri oleh seluruh masyarakat Pohuwato.

“Atas nama Forum ASN Pohuwato Bersatu, saya tidak terima pernyataan dari Pimpinan Mandala Finance, jangan hanya karena yang bersangkutan telah meminta maaf kepada pihak DPRD dan KNPI serta media lantas masalah ini dianggap selesai, karena ini adalah sebuah tindakan yang bisa masuk kerana pidana, sebab bapak pimpinan mandala yang terhormat tersebut secara nyata menyinggung budaya kami, padahal perbuatan tersebut hanya dilakukan oleh beberapa oknum, sehingganya saya meminta agar permohonan maaf yang dilakukan harus di forum yang resmi dan dihadiri oleh Tokoh-tokoh masyarakat dan budaya, pihak DPRD dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato di lapangan terbuka.”Ungkap Irfan

Pernyataan yang sama pun disampaikan oleh Tokoh Pemuda yang juga menjabat sebagai Sekertaris Umum DPD II Partai Golkar Al Amin Uduala, melalui via telfon kepada faktanews.com, mengatakan bahwa dirinya meminta agar pihak DPRD Kabupaten Pohuwato dengan segera mengeluarkan surat rekomendasi kepada Pemerintah Daerah untuk mencabut izin PT. Mandala Finance.


“Saya tidak terima pernyataan yang bersangkutan, sangat jelas dia telah menginjak-injak harkat dan martabat kami sebagai masyarakat Pohuwato, sehingganya saya meminta agar pihak DPRD untuk segera mengeluarkan surat rekomendasi yang bersifat mendesak kepada Pemerintah Daerah agar segera mencabut izin dari perusahaan yang mengklaim bahwa Budaya Masyarakat Pohuwato seperti itu.”Tegas Al Amin. (FN-01)

1 comments:

  1. Bongkar sampai tuntas, jangan berikan ampun bagi peleceh masyarakat Bumi Panua.

    ReplyDelete