Berita Terbaru

Advetorial

Advetorial

Berita Populer

Achmad Monoarfa, Spirit Muda membangkitkan Semangat Berusaha

Achmad Monoarfa / Ketua Kamar Dagang Dan Industri Kota Gorontalo


(Faktanews) Tokoh - Gorontalo Sosok muda yang memiliki talenta sebagai seorang wirausahawan ini dikenal memiliki kepedulian yang tinggi terhadap upaya mengembangkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Tidak heran, jika tahun 2015, ia dipercaya menjadi Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Gorontalo.

Dibawah kepemimpinannya,  KADIN Kota Gorontalo terus dinamis dengan terobosan-terobosan serta ide dan gagasan cemerlang yang membangkitkan spirit dan semangat anak muda terjun menjadi wirasahawan muda.  Sebagai seorang pengurus organisasi yang bergerak di bidang usaha atau di dunia bisnis, Achmad Monoarfa nampaknya memiliki  konsep dan pemikiran bahwa Gorontalo adalah salah satu daerah yang memiliki Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai sebagai sebuah potensi yang dimiliki guna meraih lompatan-lompatan kemajuan yang signifikan di masa-masa mendatang.

Itulah salah satu yang patut diapresiasi dari sosok muda ini,  bahwa menjadi pengusaha menurut Achmad Monoarfa, bukan sekadar berkutat dengan membesarkan usaha yang digelutinya, tetapi bagaimana mendorong, menjadi motivator, inspirator dan sumber referensi bagi anak-anak muda untuk terjun ke dunia usaha. Mengapa hal itu penting? Karena meraih sukses dalam dunia usaha, tidak ditentukan oleh besaran modal yang dimiliki maupun jaringan yang luas, tapi yang lebih penting adalah semangat, tekad dan mental yang kuat dalam menghadapi setiap tantangan yang dihadapi. Semua itu menurut Achmad Monoarfa, dapat diraih melalui sebuah perjuangan.

Dari pemikiran itulah, maka di mana-mana dan dalam setiap kesempatan, Achmad Monoarfa kepada pengusaha muda yang baru merintis usahanya,  senantiasa memberikan secercah nilai-nilai bagi generasi muda,  bahwa suatu kesuksesan yang diraih, tidak diperoleh dengan canda tawa, dalam nuansa yang selalu ceria dan penuh dengan hiruk pikuk kehidupan yang serba menyenangkan, melainkan kesuksesan itu berawal dari tangisan, duka dan nestapa yang silih berganti.

Selain itu, nilai yang selalu terbersit dalam setiap pemikiran dan tindakan Achmad Monoarfa selama ini bahwa menjadi sukses itu bukanlah kewajiban, yang menjadi kewajiban adalah perjuangan untuk menjadi sukses. Disinilah kunci utama yang menjadi pedoman dan acuan pengusaha-pengusaha muda yang pernah meraih sukses dalam usaha yang dirintisnya.

Hal ini sekaligus mementahkan pendapat bahwa menjadi pengusaha itu harus bermodal besar dan hanya milik mereka yang memiliki akses modal dan akses pasar yang kuat serta memiliki tingkat pendidikan yang memadai. Hal itu menurut Achmad Monoarfa tidak sepenuhnya benar. Buktinya, banyak pengusaha-pengusaha sukses yang justru merintis usahanya dari nol besar hanya bermodalkan semangat dan kemauan, hemat dan selalu berikhtiar. Selain itu, fakta membuktikan bahwa sukses itu tidak mengenal tingkat pendidikan, karena justru dalam dunia nyata banyak mereka yang tidak memiliki pendidikan yang memadai tapi meraih sukses sebagai usahawan. Lagi-lagi hal itu menjadi bukti bahwa dalam meraih sukses sebagai seorang usahawan modal utama adalah kerja keras, kerja cerdas dan bekerja dengan daya nalar yang kuat.

Idealisme Achmad Monoarfa dalam mendorong, memfasilitasi dan melakukan terobosan-terobosan untuk membantu UKM selama ini tidak terlepas dari  komitmennya untuk membantu pemerintah keluar dari persoalan kemiskinan dan pengangguran, khususnyaa di Kota Gorontalo.

Persoalan kemiskinan dan pengangguran, menurut Achmad Monoarfa pada prinsipnya hanya dapat diatasi melalui upaya dan gerakan pemberdayaan masyarakat, meliputi, pembekalan keterampilan dan memberikan kesempatan berusaha bagi pemuda pengangguran agar dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain jauh lebih mulia dan terhormat dari pada mencari pekerjaan. Selain itu menurut Achmad untuk meningkatkan minat kalangan anak muda berusaha harus dimulai dari bangku pendidikan, yaitu pelaksanaan pendidikan relevansif, dimana kurikulum sekolah diarahkan pada upaya bagaimana mengembangkan potensi kawasan sehingga ketika lulus dari bangku pendidikan, anak didik memiliki bekal untuk mengembangkan potensi di kawasan di mana ia tinggal. Hal ini ungkap Achmad  memang membutuhkan keberpihakan dan perjuangan untuk mewujudkannya.

Membangkitkan semangat anak muda dalam berusaha, ke depan harus diagendakan dalam bentuk yang konkrit, bukan dalam bentuk retorika tapi betul-betul ada keberpihakan dari pemerintah dan seluruh elemen untuk mengeroyok program-program yang besentuhan dengan program pemberdayaan masyarakat.

Oleh karena itu, Achmad Monoarfa yang juga kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), merasa terpanggil untuk masuk ke dalam sistem dalam pengambilan kebijakan, karena keprihatinannya yang begitu dalam terhadap komitmen pemerintah yang begitu rendah dalam membangkitkan semangat dalam berusaha.

Bagi Achmad Monoarfa, rakyat Gorontalo adalah tipikal masyarakat yang memiliki etos kerja yang tinggi, telaten, sabar dan memiliki semangat untuk maju. Hal ini dapat dilihat dari tokoh-tokoh Gorontalo yang berhasil menapaki tangga kesuksesan di kancah nasional. Sebutlah misalnya, Moh. Thayeb Gobel, Sandiaga Uno dan beberapa tokoh lainnya di Jakarta yang dapat dijadikan sebagai spirit bagi anak muda untuk meraih sukses dalam berusaha. Semoga.... (FN 02)

1 comments:

  1. dicoba keberuntung kalian bersama dengan kami di agen judi terpercaya fanspoker**
    dengan berbagai promo yang ada saat ini segera dibuka link kami ya.. ;) :*

    ReplyDelete