Berita Terbaru

etorial

etorial

Berita Populer

Konsumen nilai Finance dan Kantor Pos Ada Rekayasa, Terkait Distribusi Surat Peringatan





Faktanews.com (Daerah) - Kota Gorontalo, Sengketa Konsumen finance yang ada di Gorontalo dinilai menyimpan rekayasa yang merugikan konsumen. Dimana hampir rata - rata konsumen korban tarik paksa kenderaan yang dilakukan oleh finance mempertanyakan mekanisme pengiriman surat peringatan terkait tunggakannya.

Hal ini dikatakan Faudzia Talani, salah satu korban dari salah satu perusahaan pembiayaan yang ada digorontalo. Dimana dirinya merasa tertipu dengan mekanisme yang diterapkan oleh finance tentang surat peringatan.

kepada awak media ini, korban yang juga ASN disalah satu instansi vertikal ini, mengeluhkan tindakan sepihak finance terkait pengiriman surat peringatan yang dikirim. Menurut Faudzia, dirinya tidak pernah menerima surat peringatan hingga mobilnya ditarik dengan cara yang tidak wajar. " memang saya menunggak sekitar 1 (Satu) Bulan lebih. Namun saya bingung dengan ditariknya mobil saya tanpa ada sehelaipun surat peringatan. ketika saya tanya, dalil mereka katanya sudah dikirim melalui kantor pos, padahal saya tidak pernah menerima." Ungkap Faudzia kecewa.

Selanjutnya, mekanisme pengiriman surat peringatan menurut Faudzia tentunya patut dipertanyakan. Karena dirinya merasa pola tersebut curang dan terkesan direkayasa untuk mengelabui konsumen yang menunggak. " Harusnya kategori konsumen yang menunggak ini dipisahkan. jangan disama ratakan. kalau seperti ini saya menilai ada kecurangan yang dilakukan oleh pihak finance dengan berlindung di kantor pos ketika kami mempertanyakan SP1 dan SP2 sebelum unit kami ditarik. tentu kami merasa dirugikan." Bilang Faudzia

Kepala Kantor Pos Gorontalo Arfan melalui manager SDM Kemal Madjid ketika dikonfirmasi awak media ini membantah tuduhan tersebut. Terkait distribusi surat secara umum tentu telah dilaksanakan sesuai mekanismenya, Sehingga tidak mungkin pihaknya tidak mendistribusi surat yang sudah masuk di daftar pengiriman.

Kemal menambahkan bahwa semua yang masuk dalam daftar pengiriman baik surat, uang, barang dan sebagainya pasti didistribusikan. kecuali tidak masuk sama sekali didaftar pengiriman kantor pos. " Coba ditanya ke pihak Finance dulu kalau mereka ada Bukti penyerahan kepada kami. karena kalau sudah ada bukti penyerahan itu, tidak mungkin kami tidak kirim ke alamat yang dituju." Tegas Kemal. (FN02)

No comments:

Berikan Tanggapan Anda