Scroll untuk baca artikel
Example 300x300
Example floating
Example floating
Headline

Aksi Masyarakat Peduli Daerah Boalemo, Dihadang Kelompok Yang Mengaku Pro Pemerintah

×

Aksi Masyarakat Peduli Daerah Boalemo, Dihadang Kelompok Yang Mengaku Pro Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Boalemo, Aksi yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Daerah (AMPD) yang mempertanyakan legalitas dari Sekda Boalemo, Sherman Moridu, sempat diwarnai dengan aksi penghadangan dari sejumlah organisasi masyarakat yang pro akan pemerintahan.

“Jangan lewat sini! Kami anti kritik” teriak salah satu masyarakat kepada para pengunjuk rasa yang akan melewati Rumah Dinas Bupati Boalemo, Selasa (08/12).

Berdasarkan pantauan media ini, aksi yang dimulai dari Jembatan Soeharto tersebut bergerak menuju titik aksi, yakni di Kantor Bupati Boalemo.

Namun, belum sempat menyampaikan orasi mereka di depan Kantor Bupati, masa yang berjumlah kurang dari 100 orang tersebut mendapatkan penghadangan di depan Rumah Dinas Bupati dari masyarakat lainya yang pro akan pemerintahan.

Alhasil, adu mulut akan kedua kelompok masyarakat tersebut tak dapat dibendung lagi. Beruntungnya, aparat Kepolisian dan TNI yang berada di lokasi kejadian tersebut dapat melerai dan mengamankan salah seorang yang diduga sebagai provokator.

Koordinator lapangan, Kamarudin Kasim, ketika dikonfirmasi menyayangkan aksi mereka yang mendapat penghadangan tersebut. Padahal, menurutnya mereka telah mengantongi izin untuk melakukan aksi tersebut.

“Menanggapi hal ini, tentunya kami sangat menyayangkan perbuatan mereka. Kami belum sempat menyampaikan orasi kami, masa sudah dihadang?,” kata Kamarudin.

Mendengar ada salah seorang yang telah diamankan, Kamarudin berharap agar Polres Boalemo dapat menseriusi hal tersebut.

“Meski kami tidak akan melapor, namun kami berharap agar pihak Polres Boalemo dapat menseriusi salah seorang yang telah diamankan tersebut. Apalagi, pada saat kejadian saya melihat ada banyak anggota kepolisian yang sedang berjaga,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim Faktanews.com masih berusaha meminta konfirmasi dari pihak Kepolisian Resort Boalemo. (FN/MS)

Loading

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Akses berita Faktanews.com dengan cepat di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vae1Mtp5q08VoGyN1a2S. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Example 300x300
Example 120x600