Faktanews.com, Pohuwato – Pengurus Besar Kerukunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Pohuwato (PB KPMIP), Ayub Hulubangga, selaku Ketua Bidang Partisipasi dan Pembangunan Daerah, menanggapi pernyataan Rifyan Abdjul, yang mengatasnamakan sebagai Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan pengurus PB KPMIP.
Ayub mengatakan, PB KPMIP pada kenyataannya masih pada tahap persiapan pelantikan. Jadi kata Ayub, tidak ada yang bisa mengaku sebagai PB yang sah.
” Pada kenyataannya, PB KPMIP masih dalam tahap persiapan pelantikan minggu depan, walaupun sebetulnya itu tinggal seremonial saja, karena pengurus telah ditetapkan dalam Rapat Formatur dan Mid Formatur. Salah satunya termasuk saya sebagai ketua Bidang Partisipasi dan Pembangunan Daerah, sehingga tidak ada PB lain yang mengaku sudah dilantik apalagi sudah tidak diakui oleh 6 cabang, diantaranya Jakarta, Makassar, Gorontalo, Palu, Yogyakarta dan Jabar maka harusnya malu,” Tutur Ayub.
Lebih lanjut kata Ayub, Yopin Polutu, sebagai ketua umum PB KPMIP, secara legitimasi diakui oleh 6 cabang KPMIP diberbagai daerah.
” Saudara ketum PB KPMIP Yopin Polutu, yang sah secara legitimasi, diakui 6 cabang yaitu Jakarta, Makassar, Palu, Gorontalo, Yogyakarta, dan Jawa Barat, beberapa waktu lalu di salah satu media,” Ujarnya.
Terkait dengan rilis Ketua Yopin, menurutnya adalah bentuk kontrol terhadap pemerintah.
” Itu sifatnya hanya mempertanyakan, bahkan sudah di tanggapi oleh Bapak Kaban BKD provinsi Gorontalo, atau yang sedang menjabat Pj Sekda Pohuwato, Sukri Suratinojo. Itu artinya, yang menjadi sasaran PB KPMIP sebagai control pemerintah sudah pada koridornya,” Lanjutnya.
Ayub menyampaikan bahwa, jangan sampai ada yang mengatasnamakan PB KPMIP untuk membawa isu-isu daerah.
” Jangan sampai ada PB lain yang membawa isu-isu daerah dan mengatasnamakan persoalan PB KPMIP di luar sana, selain yang dinahkodai oleh Ketum Yopin Polutu,” Tukasnya.
Perihal Pj Sekda Pohuwato kata Ayub, akan menjadi konsentrasi pertama dari seluruh fungsionaris PB KPMIP pasca pelantikan mendatang.
” Menurut hemat saya banyak yang sudah melakukan pencatutan organisasi kita bersama ini. Olehnya, saya selaku kader KPMIP berharap agar persoalan daerah ini biarkan PB KPMIP selaku organisasi kemahasiswaan Pohuwato yang akan mengawal ini, pun kalau memang ingin cari panggung untuk berekspresi bukan di sini tempatnya,” Tandasnya.
Penulis: Surdin










