Scroll untuk baca artikel
Example 300x300
Example floating
Example floating
Hukum & Kriminal

Peti Kemas Muatan Batu Hitam, Apa Benar Ada Negosiasi ?

×

Peti Kemas Muatan Batu Hitam, Apa Benar Ada Negosiasi ?

Sebarkan artikel ini

Faktanews.comGorontalo. Pasca adanya pengamanan atas dugaan batu hitam yang akan dikirim ke Surabaya oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III dan Pelindo Gorontalo, 2 kontainer dengan nomor seri TEGU 700254 (0) dan TEGU 295135 (4) milik Temas Line masih tetap dalam tahap penyidikan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh Fakta News, bahwa pemilik dari 2 kontainer dugaan berisi batu hitam tersebut dan adanya beberapa pihak yang diduga tengah berupaya untuk melakukan negosiasi dengan pihak KSOP hingga adanya dugaan pertemuan disalah satu cafe ternama di Kota Gorontalo pada Kamis 2 September 2021.

Ketika dimintai tanggapannya, Kepala Bidang KBPP Capt. Muh. Alimin Husen membantah adanya dugaan upaya negosiasi serta dugaan pertemuan tersebut, dirinya mengatakan bahwa pihaknya sudah memanggil 3 orang saksi dan masih tetap menunggu kelengkapan berkas administrasi atas muatan 2 kontainer batu hitam.

” Nggak ada ya, nggak ada pertemuan yang terjadi. Penyelidikan kami saat ini sudah memanggil beberapa pihak yang terkait dan sampai hari ini mulai ada yang kami ambil keterangan, rencana hari ini 2 orang dan satunya sudah selesai dengan inisial JM, IU dan JM. terkait dengan bukti-bukti kami saat ini masih menunggu kelengkapan berkas-berkas tersebut.” Jelas Alimin

Saat disinggung kembali muatan kontainer dan progres penanganan perkara, Capt Alimin mengatakan semuanya merujuk dari awal pengambilan keterangan dari Agen dan JPT.

2 Peti Kemas Diduga Bermuatan Batu Hitam Sebanyak 48 Ton Batu Hitam

” Seperti keterangan awal bahwa mereka itu menyatakan itu adalah batu hitam, kita kan belum bisa membongkar atau membuka segel dari kontainer itu. karena kita masih sementara proses lidik, kalau target kita nggak bisa pastikan, semua itu bergantung pada orang-orang yang kita panggil. kemarin juga ada orang yang kami panggil hanya saja masih dalam keadaan sakit. karena kita tidak bisa memaksa jika mereka dalam keadaan sakit. ” Ungkap Alimin

Saat ditanyakan oleh Fakta News terkait kedatangan Penyidik Polda Gorontalo dan pemasangan garis polisi terhadap 2 kontainer yang masih masuk dalam kewenangan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan II Gorontalo, Capt. Al Amin mengatakan bahwa kedatangan tersebut untuk melakukan sebuah koordinasi.

” Kedatangan pihak polda kemarin hanya sekedar koordinasi terkait kewenangan dan aturan main tentang muatan yang harus dimuat diatas kapal, dan untuk Police Line kami juga sudah melakukan koordinasi dengan polisi kawasan untuk sama-sama menjaga kontainer itu, karena kita tidak tau nilainya berapa, itu kan barangnya orang dan kami hanya menunda keberangkatan sebelum syarat administrasinya dipenuhi. ” Tegas Alimin

Ditempat Terpisah, saat Fakta News mencoba menghubungi Jeni Malingkas yang menjabat sebagai Pimpinan Cabang Temas Line dari Perusahaan Jasa Transportasi via selullar dengan Contak Person 08525686xxxx. yang bersangkutan tidak menjawab hingga berita ini diterbitkan.

Penulis : Jhojo Rumampuk

Loading

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Akses berita Faktanews.com dengan cepat di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vae1Mtp5q08VoGyN1a2S. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Example 300x300
Example 120x600