Scroll untuk baca artikel
Example 300x300
Example floating
Example floating
Headline

Tak Bisa Selesaikan Isu Lingkungan, Kapolda Gorontalo Diminta Mundur

×

Tak Bisa Selesaikan Isu Lingkungan, Kapolda Gorontalo Diminta Mundur

Sebarkan artikel ini

Faktanews.com, Gorontalo – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Gorontalo menggelar unjuk rasa menuntut agar Kapolda Gorontalo di Copot. Unjuk rasa digelar bertepatan dengan momen memperingati hari sumpah pemuda pada 28 Oktober 2021 di depan Mapolda Gorontalo.

“Tuntutan copot Kapolda Gorontalo merupakan representatif dari kekecewaan kami sebagai pemuda kepada Kapolda Gorontalo yang sampai saat kami melihat begitu enggan memproses hukum para pengguna alat berat di tambang ilegal di Pohuwato, padahal telah jelas melanggar hukum,” teriak salah satu orator.

Demonstrasi yang dikoordinir oleh Mahmudin Mahmud itu menilai bahwa penegakkan hukum terhadap kerusakan lingkungan di Kabupaten Pohuwato terkesan tebang pilih.

“Sampai saat ini, dari sekian banyak pengguna alat berat di tambang ilegal Pohuwato hanya beberapa orang yang di pidana, itu pun proses hukumnya entah sudah sampai dimana, sementara yang lain masih melakukan aktifitas secara bebas ” Seru Mahmudin.

“Karenanya, di momen hari sumpah pemuda ini kami mendesak Kapolda Gorontalo untuk mundur dari jabatannya,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Mahmudin juga menilai wibawa hukum di Gorontalo terhadap lingkungan sudah berada pada level sangat buruk dimata publik. Padahal kata dia, hukum dibutuhkan untuk menyelamatkan lingkungan di Provinsi Gorontalo.

“Ketidak tegasan Kapolda Gorontalo menurut kami mengindikasikan ketidak mampuannya memikul tupoksi Polda Gorontalo sebagai elemen negara yang bertanggung jawab terhadap penegakkan hukum di wilayah hukum Gorontalo, maka kalau tak mampu menegakkan hukum, lebih baik mundur,” pintanya.

Selain menyoroti persoalan aktivitas tambang ilegal di Kabupaten Pohuwato, aliansi itu juga menyoroti persoalan dugaan hilangnya dua buah kontainer yang di duga berisi material berupa batu hitam yang berasal dari Kabupaten Bonebolango yang sempat ditahan.

Setelah sekian lama melakukan orasi, akan tetapi tidak ada satupun pejabat yang memberi klarifikasi terhadap tuntutan para masa aksi. “Ini bukti betapa buruknya kinerja Kapolda Gorontalo,” tegasnya.

Penulis: Surdin
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Akses berita Faktanews.com dengan cepat di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vae1Mtp5q08VoGyN1a2S. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Example 300x300
Example 120x600