Scroll untuk baca artikel
Example 300x300
Example floating
Example floating
Headline

Hamil 7 Bulan, Seorang Ibu di Pohuwato Dapat Tindakan Kekerasan dari Oknum Polisi dan TNI

×

Hamil 7 Bulan, Seorang Ibu di Pohuwato Dapat Tindakan Kekerasan dari Oknum Polisi dan TNI

Sebarkan artikel ini

Faktanews.com, Pohuwato – kembali terjadi, oknum aparat TNI dan Polri diduga melakukan tindakan kekerasan kepada ibu hamil dan suaminya di Pohuwato.

Berdasarkan penelusuran Faktanews.com dan sejumlah awak media di lapangan, dugaan tindakan kekerasan terhadap ibu hamil dan suaminya itu, karena dituduh sebagai provokator oleh 11 oknum anggota satuan Intelkam Polres Pohuwato dan 4 anggota TNI Korem 133 Nani Wartabone, mendampingi Direktur PT Resky Syifa Global, yang merupakan pihak eksternal BFI cabang Palu, saat melakukan eksekusi alat berat di Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia, pada Sabtu, (6/11/2021) lalu.

Lukman Ilato yang merupakan suami korban, kepada sejumlah media menjelaskan bahwa kejadian bermula pada saat aparat TNI Korem 133 Nani Wartabone bersama tim Satuan Intelkam Polres Pohuwato melakukan eksekusi alat berat di Desa Taluduyunu. Saat di lokasi kejadian, Lukman dituduh menjadi provokator terhadap warga di lokasi kejadian.

” Saya tidak tau apa salah saya, saya hanya melihat-lihat aksi penghadangan. Tiba-tiba saya dituduh melakukan provokasi terhadap masyarakat, setelah itu saya ditendang dan dipukuli hingga masuk selokan,” Tutur Lukman.

Parahnya kata Lukman, saat istrinya melakukan pembelaan terhadap dirinya, ada 2 orang anggota yang menyeret istrinya dengan jarak kurang lebih 3 meter.

” Saat istri saya ingin membela saya, ada 2 orang anggota yang menyeret istri saya sekitar 3 sampai 4 meter,” Tambahnya.

Lukman juga mengatakan, bahwa tindak kekerasan oknum aparat Kepolisian dan TNI mengakibatkan istrinya dilarikan ke rumah sakit yang dalam keadaan hamil 7 bulan.

” Sakit saya pak, istri saya kemarin sempat dirawat di rumah sakit, mereka tidak merasakan apa yang saat ini dirasakan istri saya. Jadi saya sudah bertekad bahwa ini harus tetap dilanjutkan, jika penanganan di Polda tidak maksimal maka saya akan minta keadilan hingga ke Kompolnas dan Komisi Perlindungan Perempuan dan anak,” Pungkasnya.

Akibat dari kejadian itu pula, Lukman mengatakan bahwa telah melaporkan oknum anggota tersebut ke pihak Polda Gorontalo dan Subdenpom Gorontalo.

” Saya dan istri saya sudah melaporkan kejadian itu dihari yang sama, dan Alhamdulillah sudah dilakukan visum,” Ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Pohuwato AKP Georgie Absalam Sakul, saat dikonfirmasi membantah dugaan penganiayaan tersebut.

” Terkait dengan kejadian yang disampaikan terhadap ibu Kiki itu tidak ada. Yang ada itu, ibu Kiki dan saudara-saudaranya menghalangi tugas Kepolisian saat proses eksekusi alat berat. Penghalangan tersebut menggunakan senjata tajam dan dalam keadaan mabuk. Sehingga anggota bertindak tegas untuk mengamankan orang-orang yang menggunakan senjata tajam, namun dengan satu alasan kami lepaskan,” Jelasnya.

Dia juga mengungkapkan, bahwa pihaknya memiliki Surat Perintah (Sprint) langsung dari Kapolres Pohuwato. Selain itu kata dia, eksekusi tersebut atensi langsung dari Kapolda Gorontalo.

” Kami memiliki surat perintah langsung dari Pak Kapolres. Untuk pelaksanaan tugas kurang lebih ada 10 orang dari Polres itu Satuan Intelkam. Untuk informasi alat itu dibekingi oleh oknum anggota itu kita tidak tahu. Kita hanya membantu TNI untuk proses eksekusi alat berat, jadi kalau untuk diseret itu tidak ada, apalagi dipukul. Karena kita juga sudah tahu bahwa dia sementara hamil, jadi kami sampaikan jangan ganggu tugas kita kalau keberatan silahkan lapor ke Polres,” Ucapnya.

Ditempat terpisah, saat tim Faktanews dan sejumlah media melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala Seksi Intel Korem 133 Nani Wartabone Kolonel Priyono, melalui via WhatsApp, tidak ada tanggapan.

Penulis: Jhojo Rumampuk
Editor: Fadli
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Akses berita Faktanews.com dengan cepat di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vae1Mtp5q08VoGyN1a2S. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Example 300x300
Example 120x600