Faktanews.com, Boalemo – Aliansi Masyarakat Peduli Daerah (AMPD) Kabupaten Boalemo desak Kejaksaan Negeri Boalemo agar menyelidiki dugaan korupsi makan minum dalam pelaksanaan vaksinasi pada tahun 2021.
Hal ini disampaikan langsung oleh salah satu orator aksi, Nanang Syawal, saat melaksanakan unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Boalemo, Selasa (07/06/2022).
“Kita tahu semua lembaga dan institusi yang ada baik Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif melakukan pelaksanaan vaksinasi massal dari tingkatan kebupaten hingga dusun, tapi apakah pembiayaan anggaran makan minum vaksin sudah sesuai atau tidak,” Kata Nanang.
Nanang pun mengakui bahwa saat ini pihaknya telah mengantongi data-data terkait makan minum pada pelaksanaan vaksinasi yang dicurigai syarat akan dugaan korupsi.
“Kami mencurigai bahwa adanya dugaan korupsi pada makan minum pelaksanaan vaksinasi tahun 2021. Saya tidak mau bertele-tele terkait hal itu. Terus terang kita memiliki data tersendiri terkait hal itu dan jika kejaksaan ingin bermitra terkait hal itu, maka kita akan bermitra,” Tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Boalemo, melalui Kepala Seksi Pidsus, Rafid M. Humolungo SH mengatakan bahwa aspirasi yang disampaikan oleh massa aksi telah diterima sebagai laporan kepada Kejaksaan Negeri Boalemo.
“Untuk makan minum vaksin yang telah dijelaskan tadi kami pikir itu sudah menjadi bagian dari laporan dan insyaallah kedepan nanti akan kita tindaklanjuti,” Tukasnya.
Penulis: Arief
![]()











