Faktanews.com, Boalemo – Setelah Nanang Syawal menyatakan sikap mundur dari jabatan ketua KONI Boalemo, kini giliran pengurusnya ikut menyatakan mundur dari KONI Boalemo.
Dari hasil screenshot pesan grup Whatsapp KONI Boalemo, ada kurang lebih 25 anggota yang terdiri dari Sekretaris, Wakil ketua, Kepala Bidang, dan anggota yang mengisi list pemunduran diri dari KONI Boalemo.
Sekretaris KONI Boalemo, Sofyan Panigoro, mengaku kecewa terhadap pemerintah daerah dan DPRD Boalemo yang dinilai acuh dengan kondisi atlet yang bakal ikut pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2022 pada bulan Desember nanti.
Sofyan mengatakan, para atlet yang telah disiapkan oleh KONI untuk di utus mengikuti Porprov membutuhkan anggaran yang cukup besar. Namun, sikap acuh dan tidak peduli pemerintah daerah terlihat saat Pj Bupati Boalemo dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga saling tolak menandatangani NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah).
Sikap pemerintah daerah saat ini kata Sofyan, menandakan bahwa pemerintah Boalemo tidak peduli dengan kemajuan olahraga di Kabupaten Boalemo.
” Yang jelas kami kecewa dengan Pemerintah Boalemo! Apalagi melihat teman-teman Cabor begitu semangat mempersiapkan atletnya, tapi toh pada kenyataannya Pemerintah tidak peduli. Event Porprov ini membawa nama Daerah Boalemo, bukan membawa nama individu, jadi buka mata sedikitlah Pemerintah,” Tutur Sofyan.
Sofyan juga menjelaskan bahwa pemunduran dirinya dan anggota KONI Boalemo sebagai bentuk kekecewaan dan tidak ada paksaan siapapun.
” Ini tak ada paksaan dari siapapun, kami dengan sadar menyatakan mundur dari kepengurusan KONI Boalemo. Ini biar Pemerintah sadar, berjuang untuk daerah itu tidak setengah-setengah. Yang namanya berjuang untuk kepentingan diri sendiri, itu jauh dari kami,” Tukasnya.
Penulis: Fadli










