Faktanews.com, Gorontalo – Mantan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kecewa dengan sikap penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer, Pasalnya Anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah pusat dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), untuk pembangunan Rumah Sakit Ainun kian dibatalkan.
Hal itu disampaikan oleh Rusli Habibie, usai menghadiri kegiatan Reses Masa Sidang Pertama Tahun 2022-2023, oleh Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Fraksi Golkar Meyke Camaru, Jum’at, (4/11/2022) di Heledulaa, Kota Gorontalo.
” Saya kecewa dengan sikap penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer, dengan anggaran PEN untuk pembangunan Rumah Sakit Ainun, padahal itu kepentingan masyarakat. bukan, kepentingan saya,” Jelas Rusli.
Lebih lanjut Rusli, yang juga ketua DPD Partai Golongan Karya Provinsi Gorontalo. Dirinya tidak ingin masuk campur ke dalam urusan pemerintahan yang dijalankan oleh Hamka.
” Setidaknya hargai Perjuangan Saya, sudah susah payah untuk melakukan lobi di pusat dengan mendatangkan anggaran PEN, melalui proses yang cukup panjang, tapi kenapa dikembalikan. Ada apa?, ” Ucap Rusli.
” Bukan hanya Rumah Sakit, Anggaran PEN juga akan digunakan untuk jalan infrastruktur. Apalagi saya mendengar lokasi untuk Islamic center akan dipindahkan dari Moodu, padahal saya tinggalkan 15 Miliar untuk pembebasan lahan 11 hektar,” Ketus Rusli dengan kecewa.
Penulis: Fai










