Faktanews.com, Gorontalo – Wali Kota Gorontalo, , menegaskan perlunya pembenahan menyeluruh di tubuh . Hal itu disampaikan saat memberikan pembinaan kepada tenaga Non-ASN yang belum terakomodir dalam pengadaan CASN/PPPK Tahun Anggaran 2024 serta jajaran perusahaan daerah tersebut, Selasa (6/1/2026) di .
Dalam arahannya, Adhan menyoroti belum optimalnya kinerja Perumda meskipun didukung jumlah pegawai yang cukup besar. Ia menilai, sebagai badan usaha milik daerah, perusahaan harus mampu menunjukkan hasil kerja yang nyata dan terukur.
“Pegawainya sudah banyak, tapi hasilnya harus terlihat. Kinerja harus ditingkatkan,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, Adhan memastikan akan dilakukan asesmen menyeluruh terhadap seluruh pegawai. Langkah tersebut dimaksudkan untuk memetakan kompetensi, mengevaluasi beban kerja, serta menempatkan sumber daya manusia sesuai kebutuhan organisasi.
“Asesmen ini penting untuk pemetaan dan pembenahan ke depan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti persoalan internal yang dinilai mengganggu suasana kerja. Menurutnya, konflik antarpegawai tidak boleh lagi berujung pada proses hukum yang justru merugikan institusi. Fokus utama, kata dia, harus kembali pada pelayanan kepada masyarakat.
“Saya tidak ingin ada lagi konflik internal yang sampai ke ranah hukum. Semua harus fokus bekerja,” katanya.
Selain itu, Wali Kota meminta direktur Perumda segera menyusun program kerja yang konkret dan terukur agar setiap pegawai memiliki tugas, target, dan tanggung jawab yang jelas. Peningkatan disiplin dan produktivitas menjadi penekanan utama dalam proses pembenahan ini.
“Saya ingin semua pegawai aktif bekerja sesuai tanggung jawabnya. Tidak ada lagi yang hanya duduk tanpa produktivitas,” pungkasnya.
Melalui evaluasi dan penataan internal tersebut, Pemerintah Kota Gorontalo berharap Perumda Muara Tirta mampu meningkatkan profesionalisme serta memberikan pelayanan air minum yang lebih optimal dan akuntabel kepada masyarakat.
![]()











