Scroll untuk baca artikel
Example 300x300
Example floating
Example floating
Advertorial

FKP RKPD 2026 Bahas Sampah, Wali Kota Adhan Tegaskan Pembenahan Sistem dari Hulu ke Hilir

×

FKP RKPD 2026 Bahas Sampah, Wali Kota Adhan Tegaskan Pembenahan Sistem dari Hulu ke Hilir

Sebarkan artikel ini

Faktanews.com, Gorontalo — Persoalan sampah kembali menjadi agenda krusial dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Gorontalo yang digelar di halaman Kantor Wali Kota, Jumat (6/2/2026). Forum tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk membahas arah pembangunan, termasuk pembenahan tata kelola persampahan.

Beragam keluhan disampaikan warga, mulai dari keterbatasan armada, keterlambatan pengangkutan, hingga belum optimalnya pengelolaan sampah di tingkat kelurahan dan lingkungan permukiman.

Wali Kota Gorontalo, , menegaskan bahwa isu sampah bukan lagi persoalan yang bisa dianggap sepele atau semata-mata masalah lokal.

“Masalah sampah ini sudah menjadi persoalan nasional. Tidak bisa lagi ditangani dengan cara biasa,” tegasnya saat memberikan sambutan.

Ia mengungkapkan, sejak awal masa jabatannya, penanganan sampah langsung ditempatkan sebagai prioritas utama. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menambah kekuatan armada pengangkut dengan mengontrak sembilan unit mobil sampah guna mempercepat layanan di lapangan.

Meski demikian, Adhan mengakui laporan terkait tumpukan sampah masih kerap diterima, bahkan langsung melalui pesan pribadi di WhatsApp. Setiap laporan, kata dia, segera diteruskan kepada petugas untuk ditindaklanjuti, termasuk saat dirinya berada di luar daerah.

Lebih jauh, ia menyebut perhatian terhadap persoalan sampah juga datang dari pemerintah pusat. Menurutnya, Presiden Republik Indonesia memberikan penekanan serius agar daerah tidak setengah-setengah dalam menangani persoalan tersebut.

Karena itu, Adhan menilai pendekatan lama yang hanya berfokus pada pengangkutan ke tempat pembuangan akhir (TPA) sudah tidak memadai.

“Sampah tidak bisa hanya diselesaikan dengan pola angkut-buang. Kita harus membenahi sistemnya secara menyeluruh,” ujarnya.

Sebagai langkah strategis, Pemerintah Kota Gorontalo mulai mengarahkan kebijakan pada penguatan sistem berbasis pengelolaan dari sumbernya, termasuk optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R). Namun, ia mengakui operasional TPS3R di sejumlah titik masih perlu evaluasi dan pembenahan.

Forum RKPD ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi kebijakan persampahan yang lebih terarah, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kota Gorontalo.

Loading

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Akses berita Faktanews.com dengan cepat di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vae1Mtp5q08VoGyN1a2S. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Example 300x300
Example 120x600