FAKTANEWS.COM – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Gustam Ismail, menyampaikan kritik terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai masih perlu perbaikan, khususnya terkait kualitas makanan dan transparansi pengelolaan anggaran.
Menurut Gustam, program MBG yang bertujuan meningkatkan gizi siswa harus dijalankan secara profesional dan sesuai nilai anggaran yang telah ditetapkan. Temuan di lapangan menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara kualitas paket makanan dan biaya per siswa, yang menjadi perhatian serius bagi pihak penyelenggara.
“Program ini sangat baik karena menyasar kebutuhan gizi anak-anak sekolah. Namun jangan sampai muncul kesan bahwa kualitas makanan tidak sebanding dengan anggaran yang telah ditentukan,” ujarnya.
Gustam menekankan agar seluruh proses pengadaan bahan makanan, pengemasan, hingga distribusi dilakukan secara terbuka. Ia menilai pengawasan yang ketat penting untuk mencegah munculnya dugaan penurunan kualitas makanan bagi siswa.
Selain itu, ia menyoroti sistem distribusi makanan yang dilakukan sekaligus untuk dua hari, Jumat dan Sabtu, yang dinilai berpotensi menurunkan kualitas makanan. “Hal-hal teknis seperti ini harus dijelaskan agar tidak menimbulkan pertanyaan di masyarakat,” tambahnya.
Gustam menegaskan bahwa Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo akan terus mengawal pelaksanaan program MBG agar memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan dan pertumbuhan siswa di sekolah.
![]()











