Scroll untuk baca artikel
Example 300x300
Example floating
Example floating
Ekonomi & BisnisHeadline

Diduga Bajak Rekening Nasabah, Frangkymax Kadir Soroti Bank BTN Gorontalo

×

Diduga Bajak Rekening Nasabah, Frangkymax Kadir Soroti Bank BTN Gorontalo

Sebarkan artikel ini

FAKTA NEWSGORONTALO. Dugaan pembajakan rekening yang menimpa ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Gorontalo terus menuai sorotan. Aktivis daerah, Frangkymax Kadir, melontarkan kritik keras terhadap tindakan pemotongan dana secara sepihak yang diduga dilakukan oleh pihak bank.

Dalam keterangannya, Frangkymax menegaskan bahwa pemotongan dana tanpa sepengetahuan dan persetujuan nasabah merupakan bentuk pelanggaran serius yang tidak bisa dianggap sepele.

“Ini bukan sekadar kesalahan administratif, ini kejahatan besar di dunia perbankan. Dana nasabah tidak boleh disentuh tanpa persetujuan yang sah,” tegasnya.

Ia menilai, tindakan tersebut tidak hanya mencederai prinsip kehati-hatian, tetapi juga melanggar sejumlah regulasi penting dalam sistem perbankan nasional.

Frangkymax mengungkapkan bahwa terdapat sedikitnya empat regulasi yang diduga dilanggar oleh pihak Bank Tabungan Negara,

1. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan

2.Ketentuan transparansi dan perlindungan konsumen dari Otoritas Jasa Keuangan

3. POJK Nomor 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan

4. Kode Etik Perbankan Indonesia

Lebih jauh, Frangkymax menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dianggap selesai hanya karena dana yang sempat dipotong telah dikembalikan kepada nasabah.

“Ini bukan soal uangnya sudah dikembalikan atau belum. Ini soal kepercayaan nasabah yang sudah dirusak. Kalau praktik seperti ini dibiarkan, maka ke depan siapa lagi yang bisa percaya pada bank?” ujarnya.

Menurutnya, pengembalian dana tidak serta-merta menghapus dugaan pelanggaran yang telah terjadi. Justru, kata dia, hal itu mempertegas adanya tindakan yang sejak awal tidak sesuai dengan prosedur perbankan.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Frangkymax mendesak manajemen Bank Tabungan Negara wilayah Indonesia Timur untuk segera mengambil langkah tegas, termasuk melakukan evaluasi internal.

“Kami meminta manajemen BTN Indonesia Timur untuk segera mengganti Kepala Cabang Gorontalo. Ini penting sebagai bentuk sanksi atas pelanggaran yang terjadi dan untuk memulihkan kepercayaan publik,” tegasnya.

Ia juga kembali mendorong Otoritas Jasa Keuangan agar segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh terhadap kasus ini, guna memastikan adanya perlindungan maksimal bagi para ASN yang menjadi korban.

Ditempat terpisah, saat dimintai tanggapannya. Branch Manager Bank BTN Gorontalo Irwan Hasbullah mengatakan bahwa persoalan tersebut tengah dikoordinasikan.

” Kami masih melakukan koordinasi dengan Kantor Pusat.” Jawabnya singkat

Loading

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Akses berita Faktanews.com dengan cepat di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vae1Mtp5q08VoGyN1a2S. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Example 300x300
Example 120x600