Faktanews.com – Gorontalo, Ketua Pengurus Besar Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo (PB-HPMIG), Hidayat Amuda, soroti maraknya tindakan kriminal yang sering terjadi akhir-akhir ini di Provinsi Gorontalo.
Tindakan kriminal (Begal) tersebut, bahkan memakan korban salah satu mahasiswa Surabaya, atas nama Agung Bilondatu, yang merupakan warga Tuladenggi, Kecamatan Dungingi.
” Kemarin kami mendengar dan menyaksikan video-video yang beredar tentang pembacokan yang terjadi di Gorontalo. Artinya Gorontalo yang memiliki falsafah Adat Bersendikan Syara, Syara Bersendikan Kitabullah, sudah tidak memiliki nilai-nilai itu,” Tutur Dayat kepada media Fakta News, Selasa, (8/12/2020).
Dayat mengungkapkan, dengan kejadian ini dirinya meminta pihak kepolisian Gorontalo untuk menindak tegas pelaku-pelaku kriminal yang saat ini sudah membuat resah masyarakat Gorontalo.
” Sekali lagi, kami selaku pengurus PB HPMIG meminta kepada pemerintah dan pihak kepolisian untuk segara menseriusi kejadian yang telah menimpa mahasiswa Surabaya. Dan kami PB HPMIG sangat mengutuk keras tindakan premanisme di Gorontalo,” Tukasnya. (Fn12)
![]()











