FAKTANEWS — Memasuki penghujung tahun 2025, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato terus menekan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memaksimalkan pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sebelumnya, Komisi II DPRD Pohuwato telah menggelar evaluasi terhadap capaian PAD seluruh OPD pengampuh. Hasil evaluasi tersebut menunjukkan masih banyak OPD yang belum mampu memenuhi target PAD sebagaimana yang telah ditetapkan.
Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Komisi II DPRD Pohuwato, Nirwan Due, mengingatkan seluruh OPD agar lebih serius dan maksimal dalam menggenjot PAD, terutama di sisa waktu tahun anggaran 2025.
Nirwan mengaku geram karena alasan yang disampaikan OPD atas rendahnya capaian PAD dinilai terus berulang dan tidak mengalami perubahan dari tahun ke tahun.
“Alasan yang disampaikan ini selalu berulang, sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Tentu hal ini akan kembali kami evaluasi,” tegas Nirwan Due, Jumat (5/12/2025).
Ia menekankan bahwa optimalisasi PAD menjadi sangat krusial, mengingat Kabupaten Pohuwato akan menghadapi kebijakan efisiensi anggaran pada tahun mendatang. Kondisi tersebut menuntut kinerja OPD yang lebih kreatif dan progresif dalam menggali potensi pendapatan daerah.
“Kami mendorong OPD yang belum mencapai target PAD untuk memanfaatkan waktu yang tersisa dengan maksimal. PAD menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga keberlangsungan program pembangunan daerah,” pungkasnya.
![]()











