Faktanews.com, Boalemo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boalemo menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Boalemo.
Sidang yang dibuka resmi oleh Ketua DPRD Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho, ini menjadi momentum refleksi atas capaian daerah dan penegasan komitmen legislatif ke depan. Acara yang berlangsung di ruang utama DPRD pada Senin (13/9/2025) tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Eka Putra Noho menggarisbawahi pentingnya stabilitas daerah sebagai kunci utama pembangunan.
“Dalam suasana yang aman dan tentram inilah kita dapat melaksanakan pembangunan dengan sebaik-baiknya. Ini hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat Boalemo,” ujarnya, menyampaikan rasa syukur atas situasi kondusif yang tercipta.
Peringatan HUT ke-26 Boalemo tahun ini mengusung tema “Boalemo yang Inovatif, Produktif, dan Berdaya Saing.
”Tema tersebut, menurut Ketua DPRD, merefleksikan tekad bersama untuk membangun Boalemo yang lebih kreatif, mandiri, dan tangguh di tengah tantangan, terutama keterbatasan fiskal daerah.
Karyawan Eka Putra Noho turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas sejumlah capaian kinerja yang signifikan. Boalemo berhasil mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), meraih peringkat pertama Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD), dan menorehkan rekor dalam upaya penurunan stunting hingga 8 persen, yang merupakan angka penurunan tertinggi di Gorontalo.
“Kami di DPRD berkomitmen menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran dengan baik, agar setiap kebijakan daerah tetap berpihak kepada rakyat,” tegas Eka, memastikan peran aktif legislatif dalam mengawal arah pembangunan.
Selain itu, Boalemo juga mencatatkan prestasi di bidang budaya dengan ditetapkannya Bubur Sada (Buburu lo Dila lo Binthe) sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2025.
“Ini menjadi kebanggaan kita semua, karena menunjukkan bahwa Boalemo tidak hanya maju secara pembangunan, tapi juga kuat menjaga budaya,” kata Eka.
Rapat paripurna istimewa ini diakhiri dengan agenda sosial, yaitu penyerahan santunan kepada 100 mustahik oleh Baznas Boalemo serta santunan jaminan ketenagakerjaan kepada tiga peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Dirgahayu Kabupaten Boalemo ke-26. Semoga rahmat Allah SWT senantiasa menaungi perjalanan daerah yang kita cintai bersama menuju Boalemo yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tutupnya.
![]()











