Scroll untuk baca artikel
Example 300x300
Example floating
Example floating
Advertorial

Perkuat Layanan Kebersihan, Pemkot Operasikan 50 Getor dan Tata Ulang Skema Pengelolaan Sampah

×

Perkuat Layanan Kebersihan, Pemkot Operasikan 50 Getor dan Tata Ulang Skema Pengelolaan Sampah

Sebarkan artikel ini

Faktanews.com, Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo melalui (DLH) memulai langkah pembenahan sistem pengelolaan sampah di tahun 2026 dengan mengoperasikan 50 unit gerobak motor (Getor) pengangkut sampah. Armada tersebut disiapkan untuk memperkuat layanan kebersihan hingga tingkat kelurahan.

Kepala DLH Kota Gorontalo, Lukman Kasim, menjelaskan bahwa puluhan getor itu dibagi dalam 10 zona pelayanan. Sembilan zona dikelola oleh masing-masing kelurahan, sedangkan satu zona tetap berada di bawah kendali langsung DLH guna memastikan koordinasi dan pengawasan berjalan efektif.

“Di tahap awal tentu ada penyesuaian jalur dan ritme kerja. Itu bagian dari evaluasi agar sistemnya semakin tertata,” ujarnya.

Dalam masa awal operasional, masih ditemukan beberapa titik yang belum terlayani optimal. Namun hal tersebut disebut sebagai bagian dari proses adaptasi pengemudi serta penyempurnaan rute agar pola pengangkutan menjadi lebih efisien dan tidak terjadi tumpang tindih layanan.

Selain penguatan armada, DLH juga memaksimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R). Dari 10 unit TPS 3R yang tersedia, tujuh di antaranya telah aktif, sementara tiga lainnya tengah dibenahi untuk segera difungsikan kembali.

Melalui optimalisasi TPS 3R, hanya sampah residu yang dikirim ke . Skema ini terbukti menekan beban biaya pengangkutan dan pembuangan. Jika sebelumnya anggaran mencapai sekitar Rp264 juta per bulan, kini dapat ditekan menjadi kurang lebih Rp175 juta per bulan.

“Kalau yang dibuang hanya residu, otomatis biaya operasional lebih ringan,” jelas Lukman.

DLH juga menyiapkan pelatihan ulang bagi pengelola TPS 3R di tingkat kelurahan agar proses pemilahan semakin optimal dan volume residu yang dikirim ke TPA terus berkurang.

Untuk jadwal layanan, pengangkutan sampah dilakukan mulai pukul 05.30 hingga 08.30 Wita, dan dalam praktiknya sering berlangsung hingga pukul 10.00 Wita. Kendala utama masih pada kedisiplinan sebagian warga yang membuang sampah di luar jam operasional, sehingga menyebabkan penumpukan kembali setelah armada melintas.

Karena itu, DLH tengah memperkuat skema layanan berbasis waktu agar masyarakat menyesuaikan jadwal pembuangan dengan waktu pengangkutan. Di sisi lain, sistem retribusi juga diarahkan menuju digitalisasi melalui pembayaran berbasis barcode sebagai pengganti metode tunai.

Dengan kombinasi penataan armada, optimalisasi TPS 3R, penegakan disiplin waktu, serta modernisasi sistem pembayaran, pemerintah kota menargetkan pengelolaan sampah yang lebih tertib, efisien, dan berkelanjutan di Kota Gorontalo.

Loading

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Akses berita Faktanews.com dengan cepat di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vae1Mtp5q08VoGyN1a2S. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Example 300x300
Example 120x600