Faktanews.com – Pohuwato, Lembaga Pengawas Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Pohuwato pertanyakan Pembangunan Mesjid Terapung yang berlokasi di Wisata Pantai Pohon Cinta, Kabupaten Pohuwato.
Yanto Samarang, selaku Ketua LP-KPK Pohuwato mengungkapkan bahwa sejak awal pembangunan Mesjid Terapung sudah bermasalah.
“Sedari awal pengadaan tahap pertama hingga pembangunan konstruksinya hampir semuanya tidak tepat pada perencanaannya. Jika perencanaan Masjid Sujud ini dilakukan secara matang, maka pekerjaannya juga pasti baik, hanya saja dari tahap pertama pengadaan landasan saja. Saya menduga ada yang tidak beres dengan pengadaan yang menggunakan APBD sebesar hampir 2 Miliar tersebut,” Ungkapnya.
Lebih lanjut kata Yanto, saat dirinya melihat langsung pekerjaan konstruksi Masjid Sujud yang baru saja di PHO (Porvisional Hand Over) antara Kontraktor dan PPK itu, malah kecewa dengan pekerjaan yang diduga hanya asal jadi.
“Saat saya melihat pekerjaannya, hampir setiap sudut konstruksi tidak enak dipandang dari dekat. Jikalau pihak dinas merasa itu adalah pekerjaan yang sesuai dengan spesifikasi, maka saya berharap kepada Kejaksaan Pohuwato dan Pihak Polres Pohuwato agar turun kelapangan dan melihat langsung pekerjaan tersebut,” Tegasnya.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Kabupaten Pohuwato melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Ronal Panu mengatakan bahwa pekerjaan tersebut sudah sesuai dengan perencanaan.
“Itu sudah sesuai dengan perencanaan dan sudah direiview dari bentuk semula orang sujud menjadi menyerupai” Tuturnya, Selasa (20/1/2021).
Selain itu pada tahun 2021 nanti kita akan melanjutkan proyek untuk pembangunan menara mesjid karena ini adalah konsep dari sebuah mesjid dan selain itu kita juga nanti akan menyiapakan sebuah tempat di menara mesjid untuk kegiatan- kegiatan kepariwisataan dan pengunjung yang datang agar bisa berswaf foto.
” Untuk anggaran pembangunan menara mesjid kita sudah menyiapkan 400 juta,” Tegasnya.
Hal serupa di sampaikan oleh PPK Pembangunan Mesjid Sujud, Viki Lahamutu menjelaskan proyek ini di kerjakan oleh PT. Natan Mitra Krosposindo karena saat lelang ada beberapa perusahaan yang tidak mempunyai spesifik tentang mesjid dan hanya perusahaan ini yang memiliki Kualifikas,” Jelas Viki.
Berdasarkan pantauan di lapangan, bangunan mesjid sujud yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Pohuwato itu sudah banyak di minati pengunjung lokal maupun luar daerah untuk berfoto. (Fn12)
![]()











