Faktanews.com, Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo menjadikan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-298 sebagai ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat melalui kegiatan silaturahmi di tingkat kelurahan.
Kegiatan perdana dilaksanakan di Kelurahan Dembe, Kecamatan Kota Barat, Jumat (3/4/2026), dan akan berlanjut secara bergilir ke seluruh wilayah Kota Gorontalo.
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat, sekaligus menyampaikan program dan kebijakan pemerintah secara terbuka.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Kita ingin hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendengar dan berdialog,” ujarnya.
Menurut Adhan, pendekatan ini penting agar kebijakan yang dijalankan benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Melalui interaksi langsung, pemerintah dapat mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi warga, sekaligus menjelaskan kondisi riil yang dihadapi daerah, termasuk keterbatasan anggaran.
“Dengan komunikasi terbuka, masyarakat bisa memahami apa yang sedang dikerjakan pemerintah dan apa saja tantangannya,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat. Partisipasi aktif warga dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan program pembangunan.
Selain menjadi forum dialog, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat kesadaran sosial masyarakat, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan hingga meningkatkan peran keluarga dalam mengawasi perkembangan anak di era digital.
Rangkaian silaturahmi ini akan terus dilaksanakan di seluruh kelurahan sebagai bagian dari perayaan HUT Kota Gorontalo, dengan semangat membangun komunikasi dua arah yang lebih terbuka, partisipatif, dan berkelanjutan.
![]()











