Scroll untuk baca artikel
Example 300x300
Example floating
Example floating
Headline

APBD Perubahan Kabupaten Pohuwato tahun 2021 Berkurang 0,98%

×

APBD Perubahan Kabupaten Pohuwato tahun 2021 Berkurang 0,98%

Sebarkan artikel ini

Faktanews.com, Pohuwato – APBD Perubahan Kabupaten Pohuwato, tahun 2021 direncanakan akan berkurang. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga, pada rapat Paripurna penyampaian nota pengantar Ranperda Perubahan APBD Kabupaten Pohuwato tahun anggaran 2021, Selasa (21/9/2021).

Saipul menjelaskan, kebijakan pendapatan di Perubahan APBD tahun anggaran 2021 direncanakan sebesar Rp 919.509.340.088 atau berkurang 0,98% dari target pendapatan sebelum perubahan yakni Rp 928.565.854.577,.

” Rencana pendapatan tersebut terdiri dari 3 bagian yaitu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang direncanakan sebesar Rp 70.848.325.267 atau berkurang 2,4% dari target PAD yang rencanakan sebelum perubahan yakni Rp 72.592.330.198. Pendapatan Transfer yang direncanakan sebesar Rp 820.112.824.175 atau berkurang 1,01% dari target pendapatan transfer sebelum perubahan yakni sebesar Rp 828.447.139.000,” Jelas Saipul.

Lebih lanjut kata Saipul, pendapatan lain-lain yang sah direncanakan sebesar Rp 28.548.190.646 naik menjadi 3,71% dari target lain-lain sebelum pendapatan daerah sebelum perubahan sebesar Rp 27.526.385.379,.

” Untuk kebijakan belanja daerah pada Perubahan APBD tahun anggaran 2021 direncanakan sebesar Rp 991.532.866.603 atau naik 6,78% dari alokasi belanja daerah sebelum perubahan yang di rencanakan sebesar Rp 928.565.854.577,” Tuturnya.

Rencana daerah tersebut terdiri dari 4 komponen belanja yaitu, belanja operasi direncanakan naik 0,86% dari alokasi belanja sebelum perubahan sebesar Rp 654.489.386.710 menjadi sebesar Rp 660.094.313.468 pada Perubahan APBD tahun anggaran 2021.

Dia juga mengungkapkan bahwa belanja modal pada Perubahan APBD direncanakan sebesar Rp 184.874.115.065 naik 49,24% dari alokasi belanja modal sebelum perubahan yakni sebesar Rp 123.880.106.287,. Belanja tidak terduga direncanakan sebesar Rp 1.392.455.108 atau berkurang 60,22% dari alokasi belanja tidak terduga sebelum perubahan yakni sebesar Rp 3.500.000.000,.

Dan belanja transfer dialokasikan sebesar Rp 145.171.982.962 milyar turun 1,04% dari alokasi belanja transfer sebelum perubahan sebesar Rp 146.696.361.580,.

Selanjutnya, untuk kebijakan pembiayaan pada Perubahan APBD tahun anggaran 2021 terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan. Untuk penerimaan pembiayaan direncanakan sebesar Rp 72.951.598.534 yang terdiri dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya sebesar Rp 11.843.975.866 dan penerimaan pinjaman daerah sebesar Rp 61.107.622.668,.

Sedangkan untuk pengeluaran pembiayaan direncanakan sebesar Rp 928.072.019 yang dialokasikan untuk pembayaran cicilan pokok utang.

Dari uraian kebijakan rencana Perubahan APBD tahun anggaran 2021 maka dapat digambarkan bahwa pendapatan daerah sebesar Rp 919.509.340.088 dan belanja daerah sebesar Rp 991.532.866.603,.

Dengan demikian mengalami defisit anggaran sebesar Rp 72.023.526.515,.

“Defisit anggaran ini akan ditutupi dengan penerimaan pembiayaan sebesar Rp 72.951.598.534 dikurangi pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 928.072.019, sehingga pembiayaan netto Rp 72.023.526.515,” Tukasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pohuwato, Nasir Giasi menyampaikan, untuk pembahasan naskah nota keuangan dan naskah Ranperda tentang Perubahan APBD tahun 2021 akan dilakukan oleh panitia khusus yang secara langsung ex officio adalah badan anggaran DPRD Pohuwato.

Penulis: Surdin
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Akses berita Faktanews.com dengan cepat di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vae1Mtp5q08VoGyN1a2S. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Example 300x300
Example 120x600