Faktanews.com, Gorontalo – Rencana Pemerintah Kota Gorontalo menghidupkan kembali tradisi takbiran keliling pada malam Idulfitri tidak hanya bertujuan mempererat kebersamaan, tetapi juga diproyeksikan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengungkapkan bahwa kegiatan yang sempat vakum tersebut akan kembali digelar dengan melibatkan partisipasi luas dari masyarakat.
Dengan potensi kehadiran hingga sekitar 10.000 peserta, kegiatan ini diperkirakan akan menghadirkan perputaran ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha kecil yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.
“Pergerakan masyarakat dalam jumlah besar tentu akan memberikan dampak ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM,” ujar Adhan.
Selain aspek ekonomi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat kebersamaan antarwarga dari berbagai latar belakang.
Adhan menegaskan, sebagai kepala daerah, dirinya memiliki tanggung jawab untuk melayani seluruh masyarakat tanpa membedakan agama maupun etnis. Prinsip tersebut menjadi dasar dalam menghadirkan kegiatan yang inklusif dan dapat dinikmati semua kalangan.
Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan takbiran keliling mendapat dukungan dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sehingga diharapkan dapat berlangsung aman dan tertib.
Peserta diperkirakan tidak hanya berasal dari Kota Gorontalo, tetapi juga dari daerah sekitar seperti Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, hingga Boalemo.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Gorontalo berharap tercipta sinergi antara penguatan nilai keagamaan, kebersamaan sosial, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
![]()











