Scroll untuk baca artikel
Example 300x300
Example floating
Example floating
Advertorial

Idris Kadji Tampung Keluhan Jalan Rusak dan Sedimentasi Laut saat Reses di Desa Pohuwato

×

Idris Kadji Tampung Keluhan Jalan Rusak dan Sedimentasi Laut saat Reses di Desa Pohuwato

Sebarkan artikel ini

Faktanews.com, Pohuwato – Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato, Idris Kadji, melaksanakan reses masa persidangan kedua tahun kedua masa jabatan 2024–2029 di Dusun Andalas, Desa Pohuwato, Minggu (09/02/2026).

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh ratusan warga yang memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan berbagai keluhan dan aspirasi kepada legislator dari daerah pemilihan I Marisa–Buntulia itu.

Dalam pertemuan tersebut, Idris Kadji menjelaskan bahwa pada tahun 2026 pemerintah daerah menghadapi efisiensi anggaran yang cukup besar. Kondisi tersebut, menurutnya, berdampak langsung terhadap terbatasnya pelaksanaan pembangunan, baik di tingkat desa maupun kabupaten.

Keluhan utama warga mengarah pada kondisi jalan rusak di Dusun Kramat. Warga menyebut ruas jalan tersebut sulit dilalui ketika musim hujan dan sering memicu kecelakaan sehingga menghambat aktivitas sehari-hari.

Menanggapi hal itu, Idris Kadji menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme di DPRD.

“Insyaallah semua usulan masyarakat kami catat. Ini akan kami tuangkan dan perjuangkan kepada pemerintah daerah untuk anggaran 2027, dengan harapan kembali menjadi prioritas utama di desa,” ujar Idris Kadji.

Ia menjelaskan, selain di Dusun Kramat, terdapat pula sejumlah ruas jalan di tiga dusun lainnya yang diusulkan warga untuk diperbaiki. Namun, ia meminta masyarakat memahami kondisi keuangan daerah pada tahun berjalan.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mohon maaf. Tahun 2026 ini belum bisa melaksanakan banyak hal karena adanya pemotongan anggaran dari pemerintah pusat. Ini berlaku secara nasional, bukan hanya di Pohuwato,” jelasnya.

Meski demikian, Idris Kadji optimistis kondisi anggaran pada 2027 akan kembali normal sehingga berbagai aspirasi masyarakat dapat diakomodasi. Ia menyebut prioritas utama yang akan diperjuangkan ke depan meliputi penguatan UMKM, pembangunan infrastruktur jalan desa, serta bantuan bagi masyarakat nelayan berupa perahu dan mesin.

Selain persoalan jalan, warga nelayan juga mengeluhkan sedimentasi laut yang menyebabkan air menjadi keruh dan mengganggu aktivitas melaut di wilayah pesisir Desa Pohuwato.

Menurut Idris Kadji, persoalan tersebut telah disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan mulai mendapat perhatian.

Ia menegaskan bahwa reses merupakan momentum penting bagi anggota DPRD untuk menyerap secara langsung kebutuhan masyarakat dan memastikan aspirasi warga dapat diperjuangkan dalam program pembangunan daerah.

Loading

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Akses berita Faktanews.com dengan cepat di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vae1Mtp5q08VoGyN1a2S. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Example 300x300
Example 120x600