Faktanews.com, Kota Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo memanfaatkan momentum HUT ke-80 Republik Indonesia untuk mendorong kesadaran keluarga berencana sebagai kunci mencegah stunting. Melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), layanan kontrasepsi di seluruh fasilitas kesehatan digratiskan sepanjang Agustus.
Kepala DPPKBP3A, Eladona Oktamina Sidiki, menjelaskan bahwa program ini mencakup berbagai metode KB, mulai dari IUD, implan, pil, kondom, hingga suntik, dan dapat diakses warga cukup dengan membawa fotokopi KTP serta BPJS.
“Ini bukan sekadar layanan gratis, tapi bagian dari upaya membangun keluarga yang sehat, sejahtera, dan bebas stunting,” ujarnya.
Menurut Eladona, akses KB yang mudah dan terjangkau membantu mengatur jarak kelahiran, meningkatkan kesehatan reproduksi, dan mengendalikan pertumbuhan penduduk. Semua itu saling terkait dengan upaya menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.
Dengan program ini, Pemkot berharap semakin banyak pasangan usia subur yang sadar pentingnya perencanaan keluarga, sehingga generasi mendatang dapat tumbuh sehat dan berkualitas.
![]()













