Faktanews.com, Pohuwato — Aktivitas pertambangan di Kabupaten Pohuwato kembali menjadi perhatian DPRD. Ketua Komisi III DPRD Pohuwato Nasir Giasi memberikan sorotan terhadap sikap seorang oknum karyawan Pani Gold Mine (PGM) yang videonya beredar di media sosial.
Nasir menilai sikap yang ditampilkan dalam video tersebut berpotensi menimbulkan persepsi negatif dan memicu kegaduhan di tengah masyarakat.
Sorotan tersebut disampaikan pada 9 Agustus 2026, ketika persoalan mengenai video yang beredar menjadi pembicaraan publik.
Menurut Nasir, persoalan pertambangan di Pohuwato harus dikelola dengan komunikasi yang baik antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat.
Ia meminta seluruh pihak tidak mengambil tindakan atau mengeluarkan pernyataan yang dapat memperkeruh suasana.
DPRD menilai hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat sekitar sangat penting untuk menjaga keberlangsungan investasi sekaligus memastikan kepentingan masyarakat tetap diperhatikan.
Nasir juga menegaskan bahwa DPRD akan tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap aktivitas pertambangan.
Ia berharap setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan melalui jalur komunikasi dan mekanisme yang tersedia, bukan melalui tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik baru.
![]()











