Faktanews.com, Boalemo – Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, menghimbau masyarakat agar tetap waspada terkait penyebaran virus cacar monyet (Monkeypox) yang saat ini sudah mulai masuk ke Indonesia.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Boalemo, Sutriyani Lumula, mengungkapkan penyebaran virus cacar monyet ini bisa terjadi melalui hewan dan manusia.
” Cacar monyet adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dari kelompok yang serupa dengan penyakit cacar. Penyakit ini sebenarnya telah ditemukan oleh para ilmuwan sejak tahun 1958,” jelas Sutriyani, Senin (9/9/2024).
Dirinya menjelaskan, penularan cacar monyet tidak hnya terjadi dari primata ke manusia.
” Penularan tidak hanya terjadi dari primata ke manusia, tetapi juga bisa menular melalui paparan hewan lain, seperti tikus hingga tupai yang terinfeksi,” jelasnya.
Ia menambahkan berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengumumkan, bahwa hingga 17 Agustus kemarin terdapat 88 kasus konfirmasi cacar monyet. Kasus tersebut tersebar di berbagai wilayah, antara lain, Jakarta sebanyak 59 kasus konfirmasi, Jawa Barat 13 kasus konfirmasi, Banten 9 konfirmasi, Jawa Timur 3 konfirmasi, Daerah Istimewa Yogyakarta 3 konfirmasi, Kepulauan Riau 1 konfirmasi.
” Dengan jumlah 87 kasus telah dinyatakan sembuh. Bila dilihat tren mingguan kasus konfirmasi cacar monyet di Indonesia dari tahun 2022 hingga 2024, dengan kasus terbanyak terjadi pada Oktober 2023,” pungkasnya.
![]()











