Faktanews.com, Boalemo – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Penbar terus mengoptimalkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau 1.139 penerima manfaat, yang terdiri atas peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Kepala SPPG Penbar, Firman Ambo, mengatakan bahwa untuk tahap awal, penyaluran MBG baru dilaksanakan di dua desa, yakni Desa Penbar dan Desa Pentim. Ke depan, cakupan program akan diperluas ke Desa Bajo sehingga wilayah pelayanan mencakup tiga desa.
“Jumlah penerima manfaat akan terus bertambah secara bertahap sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN),” ujar Firman.
Peluncuran program MBG tersebut turut dihadiri Bupati Boalemo yang diwakili oleh Dinas Kesehatan. Selain itu, kegiatan juga melibatkan pihak Puskesmas, yayasan, dan mitra sebagai bentuk kolaborasi dalam menyukseskan program nasional tersebut.
Firman mengungkapkan, pihaknya juga mengambil langkah inovatif dengan menghadirkan koki atau juru masak utama yang kompeten melalui kerja sama dengan yayasan dan mitra. Menurutnya, meskipun keberadaan juru masak utama belum menjadi kewajiban pada jumlah penerima manfaat saat ini, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas makanan yang disajikan tetap terjaga.
“Alhamdulillah, respons anak-anak sangat baik. Sekitar 90 persen makanan yang kami sajikan habis dikonsumsi oleh penerima manfaat. Menu yang disiapkan juga berada di bawah pengawasan langsung ahli gizi sehingga tidak hanya enak, tetapi juga memenuhi standar gizi yang ditetapkan,” katanya.
Firman menegaskan, SPPG Penbar akan terus melakukan evaluasi dan membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik maupun saran demi meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
“Kami sangat terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat. Masukan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya kami memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh penerima manfaat,” tutup Firman. (*)











