Faktanews.com, Boalemo – Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, menghadiri kegiatan Gerakan Tanam Serempak (GERTAM) padi dengan metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) yang digelar oleh Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo melalui Zoom Meeting, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Gorontalo, Ir. Gusnar Ismail, MM, dan diikuti oleh seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Boalemo Rum Pagau menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program GERTAM padi dengan metode PM-AAS. Menurutnya, penerapan sistem pertanian modern sangat penting untuk mendorong peningkatan produktivitas serta kesejahteraan petani.
Rum Pagau menjelaskan, metode PM-AAS dapat mengubah pola tanam petani dari sistem konvensional menuju sistem pertanian modern yang lebih terukur dan efisien.
“Program Gerakan Tanam Serempak padi dengan metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System sangat penting untuk diterapkan. Penerapan ini mengubah cara tanam para petani menjadi sistem modern yang terukur dan dapat meningkatkan hasil panen lebih dari dua kali lipat,” ujar Rum Pagau.
Untuk Kabupaten Boalemo, pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak padi dipusatkan di Desa Sukamaju, Kecamatan Wonosari.
Pemerintah Kabupaten Boalemo sendiri telah mengusulkan lahan untuk mendukung program tersebut seluas kurang lebih 1.500 hektare. Dari luasan tersebut, sebanyak 754 hektare di antaranya telah dinyatakan siap untuk ditanami.
Rum Pagau menegaskan, Pemerintah Kabupaten Boalemo siap memberikan dukungan terhadap program pertanian modern yang digagas Pemerintah Provinsi Gorontalo tersebut.
“Tentunya, selaku Pemerintah Kabupaten Boalemo, kami sangat mendukung program Gerakan Tanam Serempak padi dengan metode modern yang diterapkan Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk masyarakat petani,” pungkasnya.
Program GERTAM dengan metode PM-AAS diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Boalemo.











