Scroll untuk baca artikel
Example 300x300
Example floating
Example floating
Headline

Narasi “Ditemukan Tewas” Terbentur Kesaksian: Kami Masih Menolong Sutrimo

×

Narasi “Ditemukan Tewas” Terbentur Kesaksian: Kami Masih Menolong Sutrimo

Sebarkan artikel ini
Gambar Ilustrasi

Faktanews.com, Jakarta — Narasi mengenai kondisi Sutrimo saat pertama kali ditemukan kembali menjadi perhatian dalam penelusuran kronologi kematiannya. Kesaksian dari pihak yang berada di lokasi menyebut Sutrimo tidak langsung diposisikan sebagai jenazah, melainkan sempat mendapatkan pertolongan sebelum dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring.

“Tidak ada jenazah di depan klinik. Saat itu kami menolong Pak Sutrimo,” kata saksi.

Example 300x325

Menurut keterangan saksi, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Orang-orang yang berada di lokasi kemudian berupaya memberikan pertolongan sebelum Sutrimo dibawa menggunakan ambulans ke rumah sakit.

Kesaksian tersebut menjadi penting karena sebelumnya muncul pemberitaan yang menggunakan frasa “ditemukan tewas di depan klinik”. Sementara itu, berdasarkan keterangan yang berkembang, pihak rumah sakit menyebut Sutrimo telah meninggal sebelum tiba di rumah sakit atau berstatus death on arrival (DOA).

Dengan demikian, terdapat perbedaan keterangan mengenai bagaimana kondisi Sutrimo saat pertama kali ditemukan dan bagaimana proses pertolongan berlangsung sebelum ia dibawa ke rumah sakit.

Perbedaan tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menarik kesimpulan mengenai waktu maupun penyebab kematian. Hal itu masih perlu diuji melalui keterangan para saksi, pengemudi ambulans, pihak rumah sakit, serta bukti lain yang dimiliki penyidik.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk pengemudi ambulans. Keterangan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk menyusun kembali rangkaian peristiwa sejak Sutrimo ditemukan hingga dibawa ke rumah sakit.

Saksi yang memberikan keterangan mengenai proses pertolongan menyatakan mendukung proses penyelidikan dan telah memberikan informasi yang dibutuhkan kepada penyidik.

Menurutnya, kesaksian mengenai kondisi Sutrimo di lokasi perlu dilihat bersama bukti lain, seperti catatan medis rumah sakit, perjalanan ambulans, rekaman CCTV apabila tersedia, serta hasil pemeriksaan forensik.

Perkembangan penting dalam kasus ini datang dari proses pemeriksaan forensik. Fakta News pada 28 September 2026 memberitakan bahwa kuasa hukum keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, menyatakan hasil ekshumasi telah diperoleh dan dijadwalkan dijelaskan oleh tim forensik pada Rabu, 30 September 2026.

Hasil tersebut diharapkan dapat memberikan penjelasan lebih objektif mengenai kondisi jenazah dan temuan pemeriksaan setelah proses ekshumasi serta autopsi ulang dilakukan.

Sebelum penjelasan resmi tim forensik disampaikan, belum dapat ditarik kesimpulan mengenai penyebab kematian maupun makna dari temuan pemeriksaan tersebut.

Begitu pula dengan kesaksian bahwa Sutrimo sempat mendapatkan pertolongan. Keterangan tersebut tidak serta-merta membuktikan adanya kekeliruan dalam pemberitaan sebelumnya. Namun, kesaksian itu menjadi bagian yang perlu diverifikasi untuk memastikan secara utuh bagaimana kondisi Sutrimo ketika pertama kali ditemukan.

Kronologi tersebut nantinya perlu dibandingkan dengan keterangan saksi lainnya, pengemudi ambulans, pihak rumah sakit, bukti rekaman apabila tersedia, serta hasil pemeriksaan forensik dan penyidikan kepolisian.

Dengan demikian, narasi mengenai Sutrimo yang disebut “ditemukan tewas” masih perlu ditempatkan secara hati-hati dalam konteks kronologi lengkap peristiwa. Kesaksian di lokasi justru menunjukkan adanya proses pertolongan sebelum Sutrimo dibawa menggunakan ambulans ke rumah sakit.

Kepastian mengenai kapan Sutrimo dinyatakan meninggal, bagaimana kondisi medisnya ketika ditemukan, serta apa penyebab kematiannya masih menunggu rangkaian pemeriksaan dan bukti yang dapat diuji.

Penjelasan resmi tim forensik pada Rabu, 30 September 2026, menjadi salah satu informasi penting yang dinantikan untuk membantu memperjelas fakta di balik kematian Sutrimo.

Loading

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Akses berita Faktanews.com dengan cepat di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vae1Mtp5q08VoGyN1a2S. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Example 120x600
Example 300x325