Faktanews.com, Boalemo – Rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kecamatan Paguyaman memasuki tahap persiapan lahan. Pemerintah Kabupaten Boalemo kini mendorong adanya kesepahaman bersama masyarakat agar program pendidikan yang digagas Pemerintah Pusat tersebut dapat segera direalisasikan.
Hal itu mengemuka dalam rapat bersama masyarakat Kecamatan Paguyaman yang dipimpin Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau di Aula Kantor Camat Paguyaman, Senin (8/6/2026).
Rapat tersebut turut didampingi Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Camat Paguyaman serta unsur Muspika Kecamatan Paguyaman.
Bupati Rum Pagau mengatakan, pembangunan SNT merupakan program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kabupaten Boalemo mendapatkan peluang untuk menghadirkan fasilitas pendidikan tersebut, dengan syarat pemerintah daerah menyiapkan lahan pembangunan.
Menurutnya, SNT nantinya tidak hanya menghadirkan ruang belajar, tetapi dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang mencakup jenjang SD, SMP dan SMA.
“Sekolah Nasional Terintegrasi ini mencakup SD, SMP dan SMA. Jarak sekolahnya tidak berjauhan,” ujar Rum Pagau.
Kawasan tersebut juga direncanakan memiliki berbagai fasilitas pendukung, termasuk sarana olahraga seperti stadion serta fasilitas lain yang menunjang kebutuhan peserta didik.
Bagi Rum Pagau, kesempatan mendapatkan program tersebut merupakan sesuatu yang patut disyukuri. Terlebih, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Kabupaten Boalemo masih memperoleh sejumlah program strategis dari Pemerintah Pusat.
Selain SNT, Boalemo sebelumnya memperoleh program Sekolah Rakyat Unggulan yang berlokasi di Kecamatan Wonosari dan menyasar masyarakat desil 1 dan desil 2. Pemerintah juga mendapatkan program Sekolah Garuda yang direncanakan dibangun di Kecamatan Tilamuta.
“Program ini sangat besar manfaatnya untuk masyarakat Kabupaten Boalemo. Sekolah Rakyat Unggulan dibangun untuk mengentaskan kemiskinan. Belum selesai SRU, kita sudah mendapat Sekolah Nasional Terintegrasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” katanya.
Karena itu, Bupati meminta masyarakat Kecamatan Paguyaman memberikan dukungan terhadap proses persiapan pembangunan SNT, termasuk pembebasan lahan yang menjadi bagian penting dari tahapan awal pembangunan.
Menurutnya, keberhasilan menghadirkan program Pemerintah Pusat di daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat.
Rum Pagau berharap masyarakat dapat melihat pembangunan SNT sebagai peluang jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan generasi Boalemo.
“Olehnya itu, saya berharap kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dalam rapat pembebasan lahan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi ini agar kiranya mendukung program-program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Boalemo, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Boalemo selanjutnya diharapkan dapat menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut agar proses penyiapan lahan berjalan lancar. Dengan dukungan masyarakat, pembangunan SNT di Paguyaman diharapkan menjadi tambahan infrastruktur pendidikan strategis yang dapat dimanfaatkan generasi Boalemo dalam jangka panjang.











