Faktanews.com, Boalemo – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula, menyampaikan bahwa angka Stunting di Kabupaten Boalemo menurun di angka 29 persen sejak tahun 2018 sampai tahun 2021.
” Yang jelas kita sudah mengalami penurunan sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2021,” Kata Sutri usai memaparkan angka Stunting di kabupaten Boalemo pada rapat koordinasi Tim Audit Kasus Stunting Tingkat Kabupaten Boalemo tahun 2022, Senin (10/10/2022).
Sutri mengatakan, Kabupaten Boalemo akan menakan penurun Stunting tiap tahunya 5,7 persen. Sehingga bisa mencapai angka 14 persen pada tahun 2024 sesuai dengan target Kementerian.
” Memang liding sektornya adalah Dinas DPPKBP3A, namun secara konvergensi kita sama-sama dalam mengintervensi angka Stunting ini,” Ujarnya.
Selain itu, Sutri meminta kepada masyarakat untuk terlibat aktif dalam menangani angka Stunting ini. Masyarakat agar bisa menggunakan fasilitas kesehatan dengan menggunakan kader kesehatan di desa untuk dapat mengetahui jadwal Posyandu.
” Ini penting bagi ibu hamil. Sehingga pada saat kita melakukan skrining, pertumbuhan dan perkembangan bayi bisa terdeksi,” Pungkasnya.
” Harapannya masyarakat bisa mengakses dan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang sudah disediakan pemerintah,” Tukasnya.
Penulis: Fadli
![]()










